Berita

Kea/The Guardian

Dunia

Salah Satu Burung Tercedas Di Dunia Terancam Punah

RABU, 21 SEPTEMBER 2016 | 12:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Burung kea yang masuk spesies bayan alpen saat ini terancam punah.

Burung unik yang ditemukan di wilayah berhutan dan alpen Pulau Selatan Selandia Baru itu mengalami penurunan populasi. Hal tersebut karena kea menghadapi ancaman dari predator non-pribumi dan pembangunan manusia.

Kea sendiri diketahui satu-satunya jenis beo gunung yang masih tersisa di dunia dan merupakan salah satu spesies paling cerdas dari jenis burung yang ada.


Burung kea yang dianggap sebagai hama oleh banyak orang Selandia Baru, hanya ditemukan di pegunungan Pulau Selatan di habitat yang luas dari sekitar 3,5 juta hektar.

Konservasionis telah mulai menaikkan alarm setelah terjadi penurunan yang drastis. Populasi kea liar diperkirakan antara 1.000 hingga 5.000 spesies.

Studi terbaru dari Kea Conservation Trust telah menemukan dua pertiga dari semua anak burung kea tidak pernah mencapai tahap pemula, karena sarang mereka tinggal di tanah dan mereka dimakan oleh cerpelai, tikus dan possum.

"Salah satu hal yang paling menarik tentang kea adalah mereka adalah salah satu spesies liar beberapa yang benar-benar langka, dan sifat ingin tahu manusia untuk berinteraksi dengan kea justru membahayakan kelangsungan hidup mereka," kata Tamsin Orr-Walker, ketua Kea Conservation Trust. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya