Berita

Pengamanan di sekitar lokasi/Reuters

Dunia

Alarm Keamanan Palsu Sempat Bikin Geger Paris

MINGGU, 18 SEPTEMBER 2016 | 15:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebagian wilayah di pusat kota Paris Perancis sempat ditutup selama beberapa waktu akibat adanya alarm palsu pada Sabtu (17/9).

Pihak kepolisian Perancis menyebut bahwa alarm palsu tersebut memicu digelarnya operasi pengamanan polisi skala besar.

Operasi keamanan tersebut dilakukan di gereja Saint-Leu di distrik perbelanjaan sibuk Chatelet. Dalam aplikasi peringatan keamanan, SAIP, pihak kepolisian memperingatkan agar masyarakt menjauh.


Lebih dari 100 polisi, termasuk unit elit dikerahkan ke lokasi.

Namun hal itu hanya berlangsung beberapa saat setelah ditemukan bahwa tidak  ada bahaya yang ditemukan.

Menteri Dalam Negeri, Bernard Cazeneuve, mengeluarkan pernyataan yang mengkonfirmasi alarm palsu dan mengatakan bahwa keadaan di lokasi masih belum dapat ditentukan.

Sedangkan juru bicara Kementerian Dalam Negeri Perancis Pierre-Henry Brandet menyebut bahwa proses evakuasi dilakukan di lokasi.

"Saat operasi berlangsung, pastor gereja keluar serta sejumlah orang dan BRI (layanan intervensi darurat dan pencarian) memastikan tidak ada orang, bahwa tidak ada penyerang," katanya.

Diketahui bahwa Perancis berada dalam situasi siaga tinggi untuk ancaman keamanan setelah serangkaian serangan oleh militan radikal yang telah menewaskan lebih dari 230 orang sejak Januari 2015. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya