Berita

Ptayuth Chan-ocha/Reuters

Dunia

PM Thailand Membela Kriik Soal HAM

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2016 | 15:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Thailand Ptayuth Chan-ocha membela catatan HAM yang menjeratnya sejak merebut kekuasaan dalam kudeta tahun 2014 lalu.

Prayuth menegaskan bahwa tindakan yang dilakukannya adalah untuk mengakhiri ketidakstabilan politik yang terjadi sebelumnya.

Diketahui bahwa ia kebanjiran kritik karena sejak memimpinm banyak aktivitas dan pertemuan politik yang dilarang.


"Mereka yang membangkitkan HAM dan demokrasi, melihat apa yang terjadi di masa lalu," kata Prayuth dalam pidatonya di Bangkok Government House (Kamis, 15/9).

"Setiap negara telah melalui masa-masa sulit. Kami hanya sedikit terlambat. Jangan menyebut soal penyalahgunaan hak, Anda juga menyalahgunakan hak orang lain. Anda membuat masalah juga," tegasnya.

Negara dengan ekonomi terkuat kedua di Asia Tenggara itu secara perlahan mulai pulih pasca kudeta 2014.

Prayuth yang juga merupakan mantan panglima militer, mengatakan ia mengambil alih negara dalam upaya untuk menenangkan bulan krisis politik. Dia telah berulang kali mengatakan ia tidak ingin tetap berkuasa lebih lama dari 2017 ketika pemilihan umum diharapkan akan digelar. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya