Berita

Patung Nefertiti yang dicemooh sebagai Frankenstein/The Guardian

Dunia

PM Mesir Larang Karya Seni Publik Tanpa Izin Resmi

JUMAT, 09 SEPTEMBER 2016 | 14:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Mesir Sherif Ismail melarang semua karya seni publik yang tidak mengantongi ijin dari Kementerian Kebudayaan untuk dipamerkan.

Keputusan itu dibuat setelah muncul sejumlah patung kontroversial di wilayah utara Sohag, Mesir.

Di Sohag beberapa waktu lalu sebuah patung raksasa menjadi perdebatan. Patung tersebut menggambarkan sosok seorang prajurit yang merangkul ibunya. Namun sejumlah pihak justru menilai bahwa patung tersebut menunjukkan pelecehan seksual.


Sejak menjadi kontroversi, Gubernur Sohag memerintahkan penyelidikan dan mengatakan pemerintah provinsi seharusnya berkonsultasi sebelum melakukan pembangunan patung yang menelan anggaran hingga 250.000 pound Mesir.

Ini bukan kali pertama pembangunan patung menjadi kontroversi. Tahun lalu, sebuah patung di kota utara-timur Samalut Mesir juga menjadi sorotan publik karena dinilai salah tafsir.

Patung yang dibangun di wilayah tersebut sebenarnya hendak menggambarkan sosok Ratu Mesir di masa lalu yakni Nefertiti. Namun masyarakat justru mencemoohnya dan menjulukinya patung "Frankenstein".

Cemoohan tersebut kemudian dengan cepat tersebar hingga pihak berwenang akhirnya memutuskan untuk menghancurkannya di bulan Juli 2015. Demikian seperti dimuat The Guardian[mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya