Berita

Facebook/Net

Dunia

Ini Kritik Untuk Facebook Dari Pemerintah Jerman

SELASA, 30 AGUSTUS 2016 | 15:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Facebook dinilai harus bisa lebih proaktif dalam menghapus konten bernada rasis maupun kekerasan dari jaringannya.

Begitu kritik yang disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere saat berkunjung ke kantor Facebook awal pekan ini.

"Facebook memiliki posisi ekonomi sangat penting dan seperti setiap perusahaan besar lainnya memiliki tanggung jawab sosial sangat penting," kata Maiziere.


"Facebook harus mengambil konten rasis atau seruan kekerasan dari halaman-halamannya atas inisiatif sendiri bahkan jika belum menerima keluhan," sambungnya.

Pemerintah Jerman memang kerap mengkritisi Facebook di masa lalu. Para pemimpin politik dan regulator telah mengeluh jaringan sosial terbesar di dunia, dengan 1,6 miliar pengguna bulanan karena dinilai lambat untuk merespon pesan kebencian dan anti-imigran.

Maiziere mengatakan ia mengakui upaya Facebook untuk mengembangkan perangkat lunak yang dapat mengidentifikasi konten terlarang dan memuji upaya untuk melawan pornografi anak.

"Tapi itu terserah kepada perusahaan untuk memastikan istilah-istilah tersebut ditegakkan," tegasnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya