Berita

Proses eksekusi militan/Reuters

Dunia

Irak Eksekusi 36 Militan Dalam Sehari Tahun 2014

SENIN, 22 AGUSTUS 2016 | 14:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Irak menghukum gantung 36 militan karena terkait dengan pembunuhan massal ratusan tentara, terutama Syiah di sebuah kamp di utara Baghdad dua tahun lalu.

Ini adalah jumlah tertinggi militan dieksekusi dalam satu hari oleh pemerintah Irak sejak kelompok militan ISIS menguasai bagian utara dan barat Irak pada tahun 2014.

Menurut keterangan Departemen Kehakiman Irak, eksekusi dilakukan di sebuah penjara di kota Nasiriya, Irak selatan.


Diketahui bahwa sebanyak 1.700 tentara tewas dua tahun lalu setelah mereka melarikan diri dari Camp Speicher, bekas pangkalan militer Amerika Serikat di kota Tikritr.

Pemerintah berada di bawah tekanan dari politisi Syiah setempat untuk melaksanakan hukuman mati kepada para militan yang ditangkap pasca pemboman besar yang menargetkan pasar di Baghdad pada tanggal 3 Juli, menewaskan sedikitnya 324 orang.

Aksi tersebut dilakukan oleh kelompok ISIS dengan cara meledakkan bom truk.

Departemen Kehakiman Irak tak lama mengumumkan bahwa 45 hukuman mati telah dilakukan sejak awal tahun.

"Mengingat kelemahan dari sistem peradilan Irak, dan lingkungan saat ini di Irak, saya prihatin bahwa orang-orang yang tidak bersalah telah dan mungkin terus dihukum dan dieksekusi," kata Komisaris Tinggi PBB untuk HAM Zeid Ra'ad al-Hussein mengatakan dalam pernyataan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya