Berita

Bendera Suriah/Net

Dunia

Sejak 2011, Hampir 18 Ribu Tahanan Tewas Di Penjara Suriah

KAMIS, 18 AGUSTUS 2016 | 10:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hampir 18 ribu orang tewas dalam tahanan pemerintah di Suriah selama periode 2011 hingga 2015 lalu.

Begitu laporan Amnesty International yang dirilis pada Kamis (18/7). Laporan tersebut dibuat berdasarkan penelitian dan wawancara.

Kelompok hak asasi manusia itu memperkirakan ada lebih dari 17.723 orang tewas di Suriah sejak Maret 2011, tepatnya saat pemberontakan terhadap Presiden Bashar Assad dimulai hingga Desember 2015.


Bila dipukul rata-rata, ada sekitar 10 orang tewas setiap harinya di dalam tahanan.

Para tahanan sering mengalami pemukulan berat oleh penjaga penjara saat pertama kali masuk ke panjara. Aksi tersebut dikenal oleh kalangan penjara sebagai "pesta selamat datang".

Bukan hanya itu, tahanan wanita bahkan kerap mendapatkan penyiksaan dan kekerasan seksual oleh penjaga pria.

Kelompok hak asasi manusia mendesak masyarakat dunia untuk menekan Damaskus untuk mengakhiri penggunaan penyiksaan bagi para tahanan.

"Selama beberapa dekade, pasukan pemerintah Suriah telah menggunakan penyiksaan sebagai sarana untuk menghancurkan lawan-lawan mereka," Direktur Amnesty Timur Tengah dan Afrika Utara Philip Luther. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya