Berita

Foto/Net

Politik

Kogartap I Yang Siapkan Dan Latih Pasukan Paskibraka

RABU, 17 AGUSTUS 2016 | 03:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) memiliki tugas utama yakni mengibarkan Sang Saka Merah Putih dalam Upacara Peringatan HUT ke 71 RI di tingkat Nasional bersama dengan pasukan lainnya. Upacara peringatian detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI dilaksanakan di Istana Merdeka, dilatih oleh prajurit TNI yang sehari-hari berdinas di Garnisun Tetap I/Jakarta.

"Tugas kita menyiapkan pasukan dan melatih Pasukan," kata Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam siaran pers Pusat Penerangan TNI yang diterima, Selasa (16/8).

Dalam rangkaian peringatan HUT ke 71 RI pada hari ini, Rabu (17/8), Komando Garnisun Tetap I/Jakarta sering disebut dengan Kogartap I merupakan panitia utama dalam kegiatan ini.


Komando Garnisun Tetap I/Jakarta bertugas menegakkan hukum, disiplin dan tata tertib prajurit TNI dan PNS TNI di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Selain itu, juga melakukan tugas-tugas protokoler kenegaraan berskala Internasional maupun nasional.

Dalam pelatihan Paskibraka Nasional yang dilaksanakan mulai tanggal 28 Juli sampai dengan 16 Agustus 2016, Kapten Inf Suswan selaku Wakil Koordinator Pelatih telah melatih 68 orang Paskibraka tentang gerakan dasar peraturan baris-berbaris.

"Para Paskibraka ini saya latih mereka gerakan di tempat, jalan di tempat, penghormatan, langkah tegap, cara menaikkan bendera, dan bagaimana membawa baki," kata Kapten Inf Suswan.

Kapten Inf Suswan yang sehari-hari menjabat sebagai Kasubgar 0501/Jakarta Pusat menyampaikan bahwa syarat anggota Paskibraka antara lain ketahanan fisik dan keterampilan baris berbaris. Untuk itu, perlu latihan intensif yang dilakukan di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP PON) Kemenpora Cibubur.

"Sejauh ini fisik mereka tidak ada masalah, cukup prima, karena kita juga lakukan pembinaan fisik seperti senam, lari dan lain-lain, tentunya untuk menunjang penampilan mereka nanti," tukas Kapten Inf Suswan. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya