Berita

Dunia

Dubes Vatikan: Karena Rempah-rempah Agama Katolik Sampai Di Indonesia

SELASA, 16 AGUSTUS 2016 | 00:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Monsignor (Mgr) Antonio Guido Filipazzi menyambut baik akan dibangunnya Taman Rempah-rempah (Spice Garden) Indonesia di Museum Etnologi Vatikan, Italia.

Bahkan oleh Dubes Vatikan diingatkan bahwa ada hubungan sejarah yang erat antara tanaman rempah-rempah itu dan kehadiran agama Katolik di Indonesia. Karena tanaman rempah-rempah yang dicari oleh bangsa Eropa di Indonesia itulah, kemudian agama Katolik sampai di daratan nusantara.
 
Pernyataan Mgr Antonio Guido Filipazzi itu diungkapkan kepada Tim Pengembangan Taman Indonesia di Museum Etnologi Vatikan, Italia, yang mengadakan pertemuan di Kedubes Vatikan, Jakarta, terkait dengan pembangunan Taman Indonesia di Vatikan, Senin (15/8).  Selain Taman Rempah-rempah (Spice Garden), dibangun pula Taman Borobudur (Borobudur Garden).
 

 
Didampingi oleh Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr Ignatius Suharyo, Tim Pengembangan Taman Indonesia yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah, Kartini Pandjaitan Sjahrir (koordinator), Purnomo Yusgiantoro, AM Putut Prabantoro, Nia Niscaya (Kementerian Pariwisata), Pudjo Sambodo, Deni Priadi, James Ridwan, Pratjojo Sojogjo, Abdi Ahsan, Bregas Harrimardoyo, Eddie Ahadiah Latief dan Parisianti Pradipto.
 
"Tanaman rempah-rempah itulah yang sebenarnya membawa agama Katolik ke Indonesia. Tanaman itu dibawa oleh bangsa Eropa dan karena rempah-rempah itu bangsa Portugal sampai ke negara ini," ujar Mgr Antonio Guido Filipazzi.
 
Sebelumnya, dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan kekeluargaan itu, Kartini Pandjaitan menjelaskan bahwa Taman Rempah-rempah itu memamerkan tanaman rempah-rempah yang terkait dengan masa saat Candi Borobudur didirikan oleh Wangsa Syailendra. Ada 46 jenis tanaman rempah-rempah yang akan dipamerkan dan salah satu yang menjadi andalan adalah kayu manis. Pada zaman penjajahan Belanda di nusantara, tanaman rempah-rempah asal Indonesia itu sangat terkenal di daratan Eropa.
 
Disinggung pula persoalan peletakan batu pertama (ground breaking) yang rencananya dilakukan pada Oktober 2016. Tim Pengembangan dan Dubes Vatikan berharap bahwa Presiden Joko Widodo berkenan untuk melakukan peletakan batu pertama. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya