Berita

Peta India/Net

Dunia

Kashmir Bergejolak, India Tolak Permintaan PBB

SENIN, 15 AGUSTUS 2016 | 15:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

India menolak permintaan PBB untuk mengirim tim penyelidik ke wilayah Jammu dan Kashmir pasca bentrok berujung kekerasan terbaru di kawasan tersebut.

Kashmir yang terletak di perbatasan India dan Pakistan itu diketahui tengah mengalami bentrok sejak 8 Juli lalu. Hal itu dipicu oleh pembunuhan seorang pemimpin pro-kemerdekaan yang berujung pada tewasnya 54 orang lainnya. Bentrokan tersebut merupakan yang terburuk sejak tahun 2010.

Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) telah meminta pemerintah India untuk memungkinkan peneliti masuk ke wilayah bergolak untuk memeriksa dugaan pelanggaran hak asasi manusia.


Tapi New Delhi telah menyiapkan respon hati-hati dan mencatat bahwa kunjungan oleh tim Dewan Hak Asasi Manusia PBB tidak diperlukan.

Pemerintah India menegaskan bahwa sejumlah langkah telah diambil untuk memulihkan keadaan di Kahsmir. Pemerintah India justru menuduh Pakistan berperan dalam memperparah situasi.

Saat ini ada sekitar 500 ribu tentara India yang ditempatkan di Kashmir. India pun telah memberlakukan jam malam di sebagian besar wilayah sejak Juli. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya