Berita

Puti Guntur Soekarnoputri/Net

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Gerindra Siap Jadi Wakil PDIP, Termasuk Dengan Puti Guntur Soekarnoputri

MINGGU, 14 AGUSTUS 2016 | 09:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Selain Walikota Surabaya Tri Rismaharani, nama cucu Bung Karno yaitu Puti Guntur Soekarnoputri dikabarkan telah disiapkan menjadi calon alternatif pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Saat ini, telah banyak terpasang spanduk yang berisikan dukungan terhadap pasangan Puti Guntur Soekarnoputri-Sandiaga S Uno. Spanduk-spanduk itu tersebar di beberapa sudut ibukota.

Ditanya soal kemungkinan pasangan Puti-Sandiaga Uno, Ketua DPD Partai Gerindra DKI, M Taufik tidak menolaknya.


"Puti memilik magnet yang kuat membangun Jakarta lebih baik bersama Uno. Trah Soekarno ini berpontensi pimpin Jakarta menjadi lebih hebat dan sejuk. Yang jelas siapapun yang diusung PDI Perjuangan nanti, kami siap menjadi wakilnya," kata Taufik dilansir dari RMOL Jakarta, Minggu (14/8).

Karena itu, Taufik berharap PDI Perjuangan segera memutuskan siapa yang menjadi cagub nanti. "Bola ada di tangan PDI Perjuangan. Yang penting bukan Ahok," tegas Taufik.

Terkait kabar pertemuan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Taufik mengaku belum mengetahuinya.  

"Saya tidak tahu itu," tukasnya singkat.

Sebelumnya, Puti Guntur Soekarno menyatakan siap maju dalam bursa calon gubernur DKI dari PDI Perjuangan apabila mendapatkan mandat. Terutama untuk melawan calon petahana Basuki T Purnama alias Ahok.

"Saya rasa setiap kader partai harus siap kalau ditugaskan," kata Puti.
             
Puti mengaku berterima kasih atas dukungan dari sejumlah kader PDI Perjuangan yang menginginkan dirinya maju. Namun sejauh ini, kata dia, belum ada keputusan dari internal partai sosok yang diusung untuk maju sebagai orang nomor 1 di DKI.

"Semua kader PDIP memiliki peluang sama menjadi cagub DKI maupun di daerah lainnya. Jika sudah ditugaskan kader partai harus siap," pungkasnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya