Berita

Juri Ardiantoro/Net

Politik

Ketua KPU: Kepercayaan Masyarakat Berkorelasi Dengan Tingkat Partisipasi

MINGGU, 14 AGUSTUS 2016 | 07:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tren penurunan kepercayaan masyarakat terhadap pemilu, penyelenggara pemilu, bahkan hasil pemilu tiap tahunnya makin meningkat. Kepercayaan masyarakat tersebut dapat dikorelasikan dengan penurunan tingkat partisipasi masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Juri Ardiantoro dalam acara peluncuran tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo Tahun 2017, di Kantor KPU Provinsi Gorontalo, Jl. Tinaloga No. 24 Tilongkabila, Gorontalo, Sabtu (13/8).

Di kesempatan yang sama Juri, juga menekankan pentingnya keterbukaan dan transparansi dalam penyelenggaraan seluruh tahapan pemilu maupun pemilihan kepala daerah (pilkada). Mengingat, salah satu cara mengurangi derajat ketidakpercayaan terhadap hasil pemilu adalah dengan bersikap terbuka.


"Ketika prosesnya sudah transparan dan terbuka, maka hasil pemilu maupun KPU akan diakui kinerja dan kredibilitasnya," tegas Juri diilansir dari laman kpu.go.id.

Keterbukaan ini menjadi simbol pengakuan orang terhadap pemilu yang diselenggarakan oleh KPU, karena puncak dari keberhasilan penyelenggaraan pemilu adalah masyarakat percaya dan mengakui  keseluruhan proses dan hasil dari pemilu.

Menurut Juri, selain keterbukaan terhadap seluruh proses pemilu, penyelenggara pemilu harus paham betul bahwa tugas mereka adalah melayani dua pemangku kepentingan utama dalam pemilu, yakni pemilih dan peserta pemilu.

"Kedua pemangku kepentingan ini (pemilih dan peserta pemilu) memiliki potensi yang krusial sehingga dalam pelayanannya KPU harus mengutamakan imparsialitas dan netralitas,  karena dari merekalah kualitas pemilu dapat terpengaruh," tutup Juri. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya