Berita

Dedi Iskandar Batubara/Net

Politik

DPD Minta Menkeu Tidak Pangkas Anggaran Transfer Daerah

KAMIS, 11 AGUSTUS 2016 | 07:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Anggota Komite IV DPD RI Dedi Iskandar Batubara mempertanyakan kebijakan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani melakukan pemotongan sejumlah pos anggaran yang telah dituangkan dalam APBN-P 2016. Sebab, perubahan itu juga berdampak bagi daerah.

"Saya mengingatkan pemerintah pusat untuk tidak melakukannya untuk dana transfer ke daerah, terutama dana desa. Karena hal ini akan mengganggu pembangunan di desa," sebut Dedi kepada redaksi, Kamis (11/8).

Senator asal Provinsi Sumatera Utara ini mengaku bisa memahami kegalauan pemerintah pusat sekaligus mengapresiasi kebijakan pemangkasan anggaran ini sebagai langkah positif menyelamatkan keuangan nasional.


"Silahkan melakukan efisiensi pada belanja kementerian dan lembaga. Daerah harus tetap menjadi prioritas pembangunan. Karena jika desa maju dan sejahtera maka Indonesia juga maju dan sejahtera," kata Dedi.

Dedi juga dapat memahami bahwa situasi keuangan kita sedang tidak sehat karena tidak tercapainya target penerimaan pajak. Maka solusinya menurut dia ada dua, hutang dan efisiensi.

"Saya tentu tidak mendukung pemerintah untuk mengajukan hutang luar negeri, dan efisiensi APBN adalah langkah rasional mewujudkan APBN yang kredibel," imbuhnya.

"Intinya, saya meminta pemerintah pusat jengan korbankan desa dan pemerintah daerah yang sudah merencanakan pembangunan di 2016 ini dengan memangkas dana transfer, karena ini akan semakin memperparah situasi perekonomian yang sudah sulit," tukas Dedi menutup komentarnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya