Berita

Nurhasan Zaidi/Net

Nusantara

Anggota Komisi VI: Pemerintah Harus Serius Lindungi Keberadaan UMKM

KAMIS, 11 AGUSTUS 2016 | 07:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. DPR mendorong penuh agar UMKM dapat terus menjaga semangat dalam eksplorasi ide dan kreativitas dalam berbisnis. Sebab, UMKM kerap kali mengalami keterbatasan dalam permodalan, mahalnya proses perizinan usaha, melemahnya daya beli masyarakat, hingga ketatnya persaingan usaha.

"Oleh karena itu, negara harus serius melindungi keberadaan pelaku UMKM ini apapun dan bagaimanapun caranya, karena ini adalah salah satu urat nadi perekonomian masyarakat," kata Anggota Komisi VI DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat IX, Nurhasan Zaidi saat menjaring aspirasi dalam rangka Masa Reses, Sumedang, Rabu (10/8).

Acara yang dihadiri pula oleh jajaran SKPD Pemkab Sumedang, Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, dan masyarakat pegiat UMKM ini berlangsung partisipatif dengan beragam tanggapan yang muncul dari para pegiat UMKM di Sumedang.


Sektor usaha para pegiat UMKM tersebut, mulai dari industri pengolahan tahu sumedang, industri batik Kereta Kencana, kerajinan tangan, dan sebagainya.

Oleh karena itu, Nurhasan mendorong agar pemerintah pusat bersama dengan pemerintah daerah terus dapat berkoordinasi dengan cara mendata keberadaan UMKM tersebut, sehingga bantuan permodalan dapat terus diberikan agar dapat bertahan menjaga perekonomian masyarakat.

"Inti dari kunjungan ini adalah bagian untuk menyerap aspirasi yang ada di daerah untuk kemudian diperjuangkan bersama seluruh pemangku kebijakan dalam satu meja. Komisi IV berkomitmen agar potensi untuk memajukan daerah seperti ini dapat terus berkembang, khususnya dari sektor UMKM," papar Nurhasan. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya