Berita

Foto: Humas Kemenpora

Nusantara

HUT KE 71 KEMERDEKAAN RI

Persiapan Paskibraka Terus Dimatangkan

RABU, 10 AGUSTUS 2016 | 06:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Persiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 71 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang terus dimatangkan. Latihan upacara gabungan Pengibaran Sang Saka Merah Putih dilaksanakan di Lapangan Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP PON) Cibubur, Jakarta, Selasa (9/8).

Latihan upacara gabungan ini akan dilaksanakan selama tiga hari (8 hingga 10 Agustus) diikuti pasukan Paskibraka yang terdiri dari 34 putra dan 34 putri utusan dari 34 provinsi di Indonesia dan merupakan hasil seleksi Paskibraka Nasional 2016 bersama Pasukan Protokol Kepolisian, Pasukan Protokol TNI Angkatan Darat, Laut dan Udara serta Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan Korsik dari Angkatan Darat, Laut dan Udara.

Latihan gabungan ini juga sebagai seleksi dan akan terus dinilai hingga gladi kotor dan resik (13 hingga 15 Agustus) di Istana Negara, Jakarta.


"Latihan ini akan sama dilakukan saat di Istana Negara nanti, kami akan nyatakan latihan ini 100 persen apabila nanti saat gladi resik, tetapi yang pasti saat ini kita terus 'go'," ungkap Kepala Staf Garnisun Tetap 1/Jakarta, merangkap Ketua Panitia Sub Bidang Upacara, Yosua Pandit Sembiring.

Menurutnya kondisi di lapangan saat latihan ini diatur dan didesain sedemikian rupa hingga persis seperti di Istana Negara.

"Meski belum di medan sebenarnya tetapi memang sengaja kita desain sedemikian rupa yang mirip seperti di Istana, tetapi apa yang dilakukan pasukan, komandan upacara, pembawa acara, komandan paskibraka, lagu-lagu dari Korsik akan sama saat upacara di Istana nanti," lanjutnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Nasional 2016 Bastaman Harahap menjelaskan latihan ini sebagai bentuk adaptasi dan memantapkan kekompakan, sejauh ini proses latihan berjalan baik.

"Tidak terlihat adanya kesalahan-kesalahan fatal karena mereka sebelumnya telah lulus seleksi dan latihan di daerahnya masing-masing," ucapnya. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya