Berita

KB PII

Nusantara

KB PII Siap Jadi Bagian Dari Perubahan Bangsa

SELASA, 09 AGUSTUS 2016 | 11:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Bangsa Indonesia dinilai sedang mengalami krisis multi dimensi. Krisis ini diperparah dengan kesenjangan ekonomi dimana lebih dari 50 persen aset bangsa dikuasai oleh satu persen penduduk, terkikisnya jiwa gotong royong dan hilangnya sikap kenegarawan para pemimpin.

Demikian disampaikan Ketua Umum Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Pusat, Nasrullah Larada saat pelantikan pengurus KB PII Wilayah Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Selasa (9/8). Acara pelantikan dan syawalan KB PII Kalsel dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, Ketua DPD RI Farouk Muhammad, Anggota DPD dari Kalsel Shofwat Hadi, serta SKPD dan tokoh masyarakat Kalsel.

Nasrullah mengungkapkap jiwa gotong royong yang menjadi karakter bangsa Indonesia juga makin terkikis sikap individualistik sementara para pemimpin lebih mengutamakan kepentingan kelompoknya.


"Kekuatan moral bangsa menjadi runtuh di tengah arogansi para pemimpin bangsa yang lebih mengedepankan kepentingan pribadi dan partai tinimbang kepentingan rakyat," ungkapnya.

Nasrullah menyatakan untuk mengatasi krisis multi dimensi tersebut harus ada kebersamaan untuk membangun generasi muda pewaris bangsa yang mengutamakan kepentingan bangsa, mengutamakan sikap kenegarawanan dan membangun sikap gotong royong sebagai karakter asli bangsa Indonesia.

Ia meyakini, KB PII sebagai mata rantai umat dan bangsa Indonesia akan menjadi bagian dari perubahan bangsa dan mengembalikan marwah bangsa di tengah dunia.

KB PII menurut Nasrullah siap menjadi perekat dan pemersatu umat melalui program pendidikan dan training. KB PII juga menghimbau agar umat Islam untuk membangun solidaritas ekonomi terutama melalui gerakan wakaf, zakat infak dan shodaqqoh (ZIS) untuk mengatasi kesenjangan ekonomi.

KB PII Kalsel yang menghimpun mantan aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) dipimpin oleh Chairani Idris menyatakan kesiapan untuk bekerjasama dengan pemerintah dan umat Islam Kalsel dalam membangun pendidikan generasi muda di provinsi tersebut. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya