Berita

Koalisi Kekeluargaan/Net

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Koalisi Kekeluargaan Belum Bahas Nama Calon

SELASA, 09 AGUSTUS 2016 | 06:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tujuh pimpinan parpol berkumpul membahas rencana koalisi besar pada Pilkada DKI Jakarta 2017, Senin (8/8). Bertempat di RM. Bunga Rampai, Menteng, Jakarta Pusat, mereka membicarakan beberapa kriteria calon pemimpin yang layak memimpin ibukota.

Ketujuh pimpinan parpol yang hadir dalam pertemuan itu diantaranya Bambang DH dari PDI Perjuangan, M. Taufik dari Partai Gerindra, Syakir Purnomo dari PKS, Nachrowi Ramli dari Partai Demokrat, Abdul Aziz dari PPP, Hasbiallah Ilyas dari PKB dan Eko Hendro Purnomo dari PAN.

Ketujuh pimpinan parpol tersebut mengajukan bentuk koalisi dengan nama "Koalisi Kekeluargaan".


Dalam koalisi ini, dilahirkan tujuh kriteria yang wajib dimiliki bakal calon yang diusung nanti. Ketujuh kriteria tersebut adalah arif, bijaksana, santun, bermartabat, bersih, beretika dan cerdas.

"Dengan semua karakter yang disyaratkan, nantinya diharapkan dapat menghasilkan kepemimpinan yang berkhidmat untuk warga Jakarta kedepannya," ucap Ketua DPW PKS Jakarta, Syakir Purnomo menanggapi hal itu.

Masih menurut Syakir, sampai saat ini, koalisi kekeluargaan belum membahas nama calon yang diajukan, dan baru menyepakati ketujuh kriteria bakal calon untuk Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Pertemuan perdana ini akan disampaikan kepada pimpinan pusat masing-masing partai, dalam waktu dekat, mudah-mudahan sudah dapat nama yang akan disepakati," tukasnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya