Berita

Zulkifli Hasan/Net

Politik

LANTIK DPW PAN KEPRI

Zulkifli Hasan: Jadilah Seperti Matahari Yang Tidak Pernah Ingkar Janji

SELASA, 09 AGUSTUS 2016 | 06:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan melantik para pengurus DPW PAN Kepulauan Riau, Senin (8/8). Zulkifli berpesan, agar kader PAN terus bekerja keras dalam memperjuangkan amanah rakyat.

Sebab menurut Zulkifli, cepat atau lambat masyarakat dapat menyadari mana wakilnya yang benar-benar bekerja untuk mereka. Ia juga berharap PAN dapat menjadi partai yang membawa kebaikan.

"Memang kita belum partai besar, tapi sejalan dengan perkembangan dan kesadaran masyarakat akan politik, PAN akan menang. Ini soal waktu saja, dengan syarat teman-teman kerja keras. Kita enggak usah berkecil hati nomor lima, tapi bawa kebaikan," pesan Zulkifli di Notovotel Batam, Kepri, Senin (8/8).


"Saya percaya sejalannya waktu masyarakat akan tambah pintar dan tambah paham. (Suara mereka) Tidak bisa lagi dibeli dengan Rp 50 ribu. Kader PAN perlu memperjuangkan kebaikan ini sebab cita-cita PAN untuk mencapai Indonesia sejahtera," lanjutnya.

Zulkifli mendorong seluruh kader PAN, terutama yang baru dilantik menjadi pengurus DPW untuk senantiasa bekerja keras. PAN harus dapat menjadi model dan rumah besar bagi masyarakat Indonesia.

"Siapa saja di PAN berhak untuk jadi apapun," kata Zulkifli.

"Lakukan kerja-kerja politik terus-menerus. Untuk memperjuangkan kebaikan kadang kita harus bekerja lebih banyak dan berat. Gandeng teman-teman yang sama cita-citanya. Saya percaya kalau parpol diajak kebaikan akan sama cita-citanya," sambungnya.

Di akhir sambutan, Zulkifli juga sempat melempar pantun bagi seluruh kader PAN. Dalam pantun tersebut, tersirat doa dan harapan agar kader partainya dapat menjadi matahari yang tidak akan pernah mengingkari janjinya untuk terus menyinari kebaikan.

"Saudara-saudaraku jadilah matahari, matahari selalu menyinari. Matahari selalu memberi, matahari tidak pernah ingkar janji," tutup Zulkifli dengan pantunnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya