Berita

Zulkifli Hasan/Net

Nusantara

LANTIK DPW PAN PAPUA

Ketum PAN: Kekayaan Alam Papua Untuk Rakyat Papua

JUMAT, 05 AGUSTUS 2016 | 14:40 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan melantik pengurus DPW PAN Provinsi Papua periode 2015-2020, Jumat (5/8). Zulkifli berpesan kepada kadernya yang baru dilantik untuk senantiasa memperjuangkan kesejahteraan rakyat Papua.

"PAN jelas keberpihakannya kepada rakyat Papua. Kekayaan alam Papua harus digunakan untuk mensejahterakan rakyat Papua," kata Zulkifli saat memberi sambutan dalam acar pelantikan di Hotel Aston, Jayapura, Papua, Jumat.

Bagi Ketua MPR RI ini, keindahan dan kekayaan alam Bumi Cendrawasih tiada taranya. Oleh karena itu, sudah semestinya penduduk Papua dapat hidup terpenuhi dan sejahtera.


"Papua kaya. Kita berdiri di atas ladang emas, minyak dan gas terbesar di Indonesia. Alamnya yang kaya raya dan lautnya yang melimpah. Tidak pantas kalau rakyat Papua miskin," sambungnya.

"PAN hadir untuk membela kepentingan mereka. Luruskan niat saudara-saudara di legislatif dan eksekutif, kita hadir bukan untuk memperkaya diri tapi bentuk amanah untuk berjuang mensejahterakan rakyat Papua," tegas Zulkifli menambahkan.

Ia juga mendorong seluruh kadernya di DPW PAN Papua untuk selalu bekerja keras memenuhi janjinya kepada rakyat. Selain itu, Zulkifli ingin partainya dapat menjadi partai yang mengedepankan demokrasi Pancasila.

"Saya harap PAN jadi model dan contoh bagaimana demokrasi Pancasila dilaksanakan dengan baik. Berpihak, wakili suara mereka dan perjuangkan aspirasi mereka dengan cara yang santun. Kita kembangkan politik tanpa gaduh, santun. Saya harap PAN ini rumah besar rakyat Indonesia, mari jadikan contoh dan model," demikian Zulkifli. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya