Berita

Basuki Tjahaja Purnama/Net

Nusantara

GPII: Ahok Gagal Total

RABU, 03 AGUSTUS 2016 | 10:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Calon incumbent Basuki Tjahja Purnama (Ahok) telah resmi didukung oleh Partai Nasdem, Partai Hanura dan Partai Golkar (24 kursi) pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Secara syarat politik, Ahok sudah memenuhi syarat pecalonan.

Ahok pun meninggalkan relawan "Teman Ahok" yang sudah mengumpulkan 1 juta KTP untuk pencalonannya melalui jalur independen.

Ketua Hubungan Antar Lembaga Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPII) Ujang Ridwansyah menilai, Ahok dalam memimpin ibukota tidak memiliki pretasi, bahkan bisa dikatakan gagal total.


Jelas Ujang yang juga Presidum Aliansi Tarik Mandat (ATM) ini, rakyat Jakarta harus jeli melihat kinerja Ahok selama ini.

Menurutnya, ada 10 indikator kegagalan Ahok. Yaitu, rakyat yang menganggur kian banyak; rakyat miskin bertambah; kesenjangan kaya miskin makin lebar; pertumbuhan ekonomi turun; gagal meraih Adipura; kota paling macet sedunia; titik banjir nambah; serapan anggaran belanja rendah; pembangunan infrastruktur berhenti; dan manajemen dan perlindungan aset rendah.

"Ahok bahkan telah diberi opini jelek oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) karena meyebabkan kerugian negara dalam kasus rumah sakit Sumber Waras sebesar Rp 176 milyar," tegas Ujang dalam keterangannya beberapa saat lalu, Rabu (3/8).

Ujang menambahkan, berdasarkan fakta-fakta di atas dapat disimpulkan bahwa Ahok telah gagal dan tidak layak meneruskan jabatan sebagai Gubernur DKI mendatang.

"Jika masih dipertahankan maka kondisi sosial ekonomi rakyat DKI terus merosot. Kehadiran Ahok tidak membawa manfaat kecuali mudhorat," pungkas Ujang. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya