Berita

Nusantara

23 Senpi Berhasil Terkumpul Di Perbatasan RI-Malaysia

SENIN, 01 AGUSTUS 2016 | 10:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Satuan Tugasx Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 312/Kala Hitam menerima sebanyak 23 pucuk senjata api (senpi) dari masyarakat perbatasan RI-Malaysia pada pekan terakhir bulan Juli 2016.

Keterangan ini disampaikan Dansatgas Yonif 312/KH Letkol Inf Yusuf Rizal, melalui Pasiintel Satgas Kapten Inf Wiwin Hariandra, Sanin (1/8).

Kapten Inf Wiwin menjelaskan bahwa senpi yang diterima oleh Satgas dalam tujuh hari berturut-turut tersebut tersebar di berbagai pos jajaran Satgas Yonif 312/KH diantaranya pada Senin dan Kamis masing-masing satu pucuk, Selasa dan Jumat masing masing dua pucuk.


"Sementara pada Sabtu 30 Juli 2016 Satgas menerima penyerahan delapan pucuk senpi rakitan laras panjang, dan Minggu 31 Juli 2016 menerima lima pucuk," ujarnya.

Sebelumnya, penyerahan senpi tersebut dilakukan secara sukarela saat Prajurit Satgas melakukan anjangsana maupun karya bhakti, bhakti sosial, komunikasi soasial dan lain-lain.

Dansatgas melalui Pasiintel memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat yang telah menyerahkan senpi dengan suka rela, hal tersebut membuktikan semakin meningkatnya kesadaran hukum masyarakat perbatasan. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya