Berita

Dunia

Pokemon Go Diminta Tak Munculkan Monster Di Memoriam Hiroshima

JUMAT, 29 JULI 2016 | 13:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

RMOL. Pemerintah kota Hiroshima meminta pencipta permainan Pokemon Go untuk tidak memunculkan monster virtual ke lokasi memoriam bagi para korban bom atom.

Pihak pencipta permainan diminta untuk menghapuskan para monsetr virtual itu dihapurkan pada tanggal 6 Agustus mendatang, saat upacara tahunan digelar untuk mengenang pemboman yang terjadi pada tahun 1945 lalu.

Memoriam yang dikenal dengan nama Hiroshima Peace Park itu diketahui memiliki memoriam dan juga museum yang didedikasikan untuk sekitar 140 ribu orang yang tewas dalam serangan nuklir pertama di dunia itu.


Dikabarkan kantor berita NHK, ada sekitar 30 Pokestop dan tiga gyms bagi para monster di memoriam tersebut.

Pembuat permainan game Pokemon Go, Niantic menerima permintaan itu, namun tidak secara otomatis menerimanya. Belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait hal ini.

Sebelumnya, permintaan serupa juga disampaikan oleh operator fasilitas nuklir Fukushima yang meminta agar monster-monster virtual dalam permainan Pokemon Go dihapuskan dari kawasan tersebut.

Berbeda dari permainan di smartphone lainnya, Pokemon Go mengharuskan pemainnya untuk berjalan demi berburu monster pokemon di sejumlah lokasi. Permainan tersebut terintegrasi dengan mobile data, kamera dan gps. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya