RMOL. Pemerintah kota Hiroshima meminta pencipta permainan Pokemon Go untuk tidak memunculkan monster virtual ke lokasi memoriam bagi para korban bom atom.
Pihak pencipta permainan diminta untuk menghapuskan para monsetr virtual itu dihapurkan pada tanggal 6 Agustus mendatang, saat upacara tahunan digelar untuk mengenang pemboman yang terjadi pada tahun 1945 lalu.
Memoriam yang dikenal dengan nama Hiroshima Peace Park itu diketahui memiliki memoriam dan juga museum yang didedikasikan untuk sekitar 140 ribu orang yang tewas dalam serangan nuklir pertama di dunia itu.
Dikabarkan kantor berita NHK, ada sekitar 30 Pokestop dan tiga gyms bagi para monster di memoriam tersebut.
Pembuat permainan game Pokemon Go, Niantic menerima permintaan itu, namun tidak secara otomatis menerimanya. Belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait hal ini.
Sebelumnya, permintaan serupa juga disampaikan oleh operator fasilitas nuklir Fukushima yang meminta agar monster-monster virtual dalam permainan Pokemon Go dihapuskan dari kawasan tersebut.
Berbeda dari permainan di smartphone lainnya, Pokemon Go mengharuskan pemainnya untuk berjalan demi berburu monster pokemon di sejumlah lokasi. Permainan tersebut terintegrasi dengan mobile data, kamera dan gps.
[mel]