Berita

erdogan/net

Dunia

Erdogan Ingin Angkatan Bersenjata Dan BIN Di Bawah Kendali Presiden

JUMAT, 29 JULI 2016 | 12:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menginginkan angkatan bersenjata dan badan intelijen nasional Turki berada di bawah kendali presiden. Hal itu adalah bagian dari perbaikan besar-besaran tubuh militer pasca kudeta gagal 15-16 Juli kemarin.

"Presiden mengatakan bahwa ia akan berdiskusi dengan pihak posisi untuk membawa Staf umum dan MIT (badan intelijen) ke bawah kendali presiden," begitu kata salah seorang anggota parlemen Turki anonim seperti dimuat Reuters (Kamis, 28/7).

Perubahan tersebut akan membutuhkan amandemen konstitusi, sehingga Partai AK yang dipimpinnya memerlukan dukungan dari partai-partai oposisi di parlemen.


Hal itu terungkap pasca pertemuan Dewan Agung Militer selama lima jam yang dipimpin oleh Perdana Menteri Turki Binali Yildirim.

Setelah pertemuan tersebut, Erdogan menyetujui keputusan Dewan untuk tetap menempatkan kepala angkatan bersenjata Hulusi Akar dan komandan angkatan darat, laut dan udara untuk tetap di pos mereka.

Erdogan diketahui menekankan restrukturisasi di tubuh militer pasca upaya kudeta gagal 15-16 juli lalu. Ia pun mengumumkan keadaan darurat selama tiga bulan di Turki.

Bukan hanya itu, Erdogan pun melakukan sejumlah kebijakan keras seperti penutupan ribuan sekolah swasta serta lembaga yang dinilai berkorelasi dengan sosok ulama ternama Fethullah Gulen yang dituding Erdogan sebagai dalang di balik kudeta tersebut.

Selain itu juga puluhan ribu tentara, pegawai negeri serta sejumlah elemen masyarakat lainnya juga diamankan untuk investigasi. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya