Berita

Arief Poyuono/net

Nusantara

Gerindra: Lewat Parpol, Ahok Akan Mudah Dikalahkan

JUMAT, 29 JULI 2016 | 07:55 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dinilai tidak konsisten. Di awal-awal, calon incumbent pada Pilkada DKI Jakarta 2017 itu menggebu-gebu akan maju lewat jalur independen dengan pendukungnnya "Teman Ahok". Namun, kini dia malah berbalik dan maju lewat jalur partai politik (parpol), Nasdem, Hanura dan Golkar.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono mengatakan, setelah tinggalkan jalur independen dan maju lewat jalur lewat jalur, Ahok akan mudah dikalahkan.

"Bagi kami Ahok bukan sebuah hal yang sulit untuk dikalahkan. Dari kegagalannya maju sebagai independen saja sudah bisa ukuran kalau Ahok itu suaranya tidak akan mencapai 10 persen. Saya yakin kok, apalagi parpol yang dukung Ahok itu mesin parpolnya tidak kuat dan tidak akan jalan, karena kadernya sebenar tidak akan memilih Ahok," ujar Arief, Jumat (29/7).


Menurutnya, kalau Ahok bisa maju lewat independen, justru itu yang sangat diperhitungkan. Sebab, jika Ahok berhasil mendapatkan dukungan 1 juta warga Jakarta yang punya hak pilih, Ahok sudah dipastikan mendapatkan suara hampir 50 persen ke atas atau 4 juta suara dari jumlah DPT yang hampir 7 juta pemilih. Hitung-hitungannya, dari 1 juta pengusung Ahok akan bertambah menjadi 4 juta suara dari anggota keluarga mereka.

"Nah ini masyarakat yang tadinya akan mengusung Ahok maju jalur independen aja nggak sampai 100 ribu orang, maka para bohirnya Ahok kebakaran jenggot buru-buru cari parpol untuk usung Ahok," tutur Arief.

Ia menambahkan, saat ini yang paling diperhitungkan pihaknya adalah faktor kecurangan yang akan dilakukan oleh tim senyapnya Ahok, yang mungkin saja dengan money politik dan intimidasi pada warga Jakarta yang tinggal dipemukiman padat dengan ancaman akan digusur jika tidak mendukung Ahok. Jadi masyarakat harus berani untuk tidak memilih Ahok nanti serta mengawasi setiap TPS karena rawan akan kecurangan dari tim senyapnya Ahok .

"Kalau Gerindra sih jangan kan siap lawan Ahok. Wong kalau Pilpres dipercepat tahun depan aja Joko Widodo maju sebagai capres diusung semua parpol yang dipemerintahan-nya, kami siap untuk melawannya, dan dipastikan Joko Widodo tidak akan terpilih lagi," tukas Arif. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya