Berita

ban ki moon/net

Dunia

PBB Serukan Turki Tak Tangkap Orang Tanpa Bukti Pasca Kudeta

KAMIS, 28 JULI 2016 | 11:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sekjen PBB Ban Ki Moon menyampaikan kekhawatirannya atas situasi yang tengah berkembang di Turki saat ini.

Ban menyerukan agar Turki tidak sembarangan menahan orang dan harus memiliki bukti kuat bila melakukan penangkapan atau penahanan pasca kudeta gagal 15-16 Juli kemarin.

Melalui juru bicaranya, Farhan Haq sperti dimuat Press TV, Ban menyatakan kekhawatirannya itu dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Rabu (27/7).


Sebelumnya Perdana Menteri Turki Binali Yildirim memperingatkan bahwa tindakan keras pemerintah terkait dengan upaya kudeta belum selesai dilakukan dan masih akan ada lebih banyak penangkapan.

Sedangkan Menteri Dalam Negeri Turki juga pernah mengumumkan bahwa ada lebih dari 15 ribu orang termasuk 10 ribu tentara yang ditahan pasca kudeta.

Bukan hanya itu, Turki juga mengumumkan keluarnya 150 jenderal dan laksamana serta hampir 1.700 petugas dari tentara.

Turki juga mengeluarkan surat perintah penangkapan selama hampir 50 wartawan terkait dengan kudeta yang gagal.

Kudeta gagal diketahui menyebabkan sekitar 250 orang tewas dan lebih dari 2.000 terluka pada malam 15 Juli kemarin ketika sebuah faksi dalam militer, menggunakan jet tempur, helikopter dan tank, mencoba untuk merebut bandara dan jembatan, dan menyerang bangunan, termasuk parlemen dan markas intelijen, dalam upaya untuk merebut kekuasaan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya