Berita

Asman-Enggartiasto/net

Politik

RESHUFFLE KABINET II

Hipmi Wakafkan Dua Kadernya Untuk Melayani Bangsa

KAMIS, 28 JULI 2016 | 07:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) mengucapkan selamat kepada dua kadernya yang dilantik menjadi menteri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/7).

"Hipmi mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla yang telah menunjuk dua senior Hipmi masuk dalam kabinet, sekaligus mengucapkan selamat," kata Ketua Umum BPP Hipmi, Bahlil Lahadalia di Jakarta, Kamis (28/8).

Dua senior Hipmi tersebut adalah Enggartiasto Lukita menjadi Menteri Perdagangan, dan Asman Abnur menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PAN RB). Di Hipmi, Enggartiasto pernah menjabat Wakil Ketua BPD Hipmi Jakarta (1988-1993) dan Anggota Dewan Kehormatan BPP Hipmi (1990-1995), sedangkan Asman Abnur pernah menjabat sebagai Ketua BPC Hipmi Batam (1995-1998).


Meski demikian Hipmi, berharap keduanya berani melakukan terobosan dalam mengambil kebijakan sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi.

Bahlil mengharapkan kedua kader Hipmi itu berani melakukan terobosan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang sangat rendah akhir-akhir ini dibawah 5 persen.

"Dari sisi impor misalnya, bagaimana impor tersebut menopang pertumbuhan industri. Artinya, impor ditujukan untuk bahan baku industri sedangkan ekspor bagaimana kita meningkatkan ekspor barang jadi dan memiliki nilai ekonomi tinggi," ujar Bahlil.

Hipmi berharap, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Kementerian Perdagangan sejalan dengan Kementerian Perindustrian untuk meningkatkan produksi di dalam negeri.

"Keduanya harus seirama yang muaranya adalah industri dalam negeri tumbuh berarti dan ekonomi tumbuh di atas rata-rata, bisa diatas 5 persen," ujar Bahlil.

Sedangkan kepada Menteri PAN RB yang baru, Bahlil berharap agar dilakukan reformasi birokrasi secara massif agar birokrasi berjalan efisien dan menjadi pilar daya saing bangsa.

"Jangan sampai birokrasi ini malah jadi beban anggaran dan sebagainya, tetapi dia diubah menjadi daya saing bangsa sehingga cita-cita Presiden masuk dalam 40 besar ease of doing business ini menjadi terlaksana," sebut Bahlil.  

Terakhir, Bahlil berharap agar amanah dari Presiden dan rakyat Indonesia ini diemban keduanya kadernya itu. Hipmi berpesan agar kedua menteri menjaga kekompakan dan tidak menciptakan kegaduhan yang malah menjadi beban baru bagi Jokowi-JK.

"Keduanya merupakan kader terbaik Hipmi dan kami mewakafkan keduanya untuk melayani bangsa ini," tukas Bahlil. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya