Berita

joko widodo/net

Politik

Terkait Reshuffle, Jokowi Minta Dukungan Rakyat

RABU, 27 JULI 2016 | 11:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo akhirnya membenarkan kabar reshuffle kabinet jilid II.

Baru saja, Kepala Negara memastikan hal itu melalui akun twitter resminya @jokowi.

"Kabinet baru akan segera diumumkan. Dukungan rakyat sangat penting untuk keberhasilan pemerintah -Jkw," ciut Jokowi.


Sebelumnya, beredar undangan Menteri Sekretaris Negara tentang Pelantikan Menteri Negara Kabinet Kerja sisa Masa Jabatan 2014-2019.

Ketika dikonfirmasi wartawan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung membenarkan bahwa ada 12 jabatan yang akan mengalami perubahan.

"Jadi hari ini Presiden dan Wapres secara resmi akan memanggil beberapa menteri yang tepatnya nanti ada kurang lebih 12 jabatan yang mengalami perubahan, ada yang baru, ada yang digeser," kata Pramono.

Lingkungan Istana Kepresidenan pun tampak berbenah, sejumlah tempat seperti area di belakang Istana Merdeka ditata sedemikian rupa hingga tampak ada tempat yang menyerupai panggung rendah yang kemungkinan akan digunakan Presiden untuk memperkenalkan kabinet barunya kepada publik. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya