Berita

laut china/net

Dunia

China Geram Dengan Platform Partai Republik AS

KAMIS, 21 JULI 2016 | 13:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kementerian Luar Negeri China mendesak Partai Republik Amerika Serikat untuk tidak lagi membuat tuduhan tak berdasar terhadap China di dalam platform partai.

Dalam penyataan yang dikeluarkan pihak kementerian melalui kantor berita resmi Xinhua (Kamis, 21/7), pihak Kementerian Luar Negeri China menyebut bahwa platform Partai Republik Amerika Serikat telah membuat tuduhan tak berdasar terkait dengan Taiwan, Tibet, perdagangan serta Laut China Selatan.

"Semua partai politik di Amerika Serikat harus melihat pembangunan Chinada dalam sikap yang objektif dan rasional serta memahami dengan baik isu yang muncul dalam hubungan bilateran," begitu isi keterangan dari pihak kementerian.


"Kami berharap pihak terkait menghentikan tuduhan tak beralasan terkait China dan campur tangan dalam urusan dalam negeri China serta berkontribusi lebih banyak untuk kepercayaan bilateral dan kerja sama," tambahnya seperti dimuat Reuters.

Untuk diketahui, platform tersebut diadopsi awal pekan ini oleh Partai Republik Amerika Serikat. Dalam platform tersebut dikatakan bahwa klaim China atas Laut China Selatan tidak masuk akal dan dilakukan untuk mengalihkan perhatian rakyatnya dari masalah ekonomi, praktik "genosida budaya" di Tibet dan Xinjiang, dan menegaskan kembali komitmen untuk menjual senjata kepada Taiwan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya