Berita

ilustrasi/net

Dunia

Pergerakan AS Makin Mengancam, Korut Siapkan Opsi Pencegahan Nuklir

KAMIS, 21 JULI 2016 | 11:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Utara bersedia untuk mengambil tindakan pencegahan nuklir setelah mengamati dengan seksama pergerakan Amerika Serikat di semenanjung Korea.

Demikian kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara dan misi Panmunjon sebagaimana disampaikan Korean Committee for Solidarity with the World People seperti keterangannya kepada redaksi (Rabu, 20/7).

Langkah tersebut akan diambil dengan alasan pertahanan diri. Korea Utara merasa perlu mempertahankan kedaulatan dan hak nasional untuk hidup dari apa yang dinilainya sebagai ancaman, yakni pergerakan Amerika Serikat di semenanjung Korea.


Bila langkah tersebut resmi di ambil, maka misi Amerika Serikat di semenanjung Korea-lah yang akan menjadi sasaran utamanya.

Juru bicara dari misi Panmunjon juga menilai bahwa Amerika Serikat melakukan segala upaya untuk menduduki kawasan semenanjung. Sedangkan Korea Selatan dinilai terus mengejar mimpi untuk melakukan unifikasi dengan absorpsi terhadap Korea Utara dengan mengandalkan Amerika Serikat.

Korea Utara sendiri menilai bahwa pergerakan militer Amerika Serikat dan Korea Selatan baru-baru ini menjadi hambatan terbesar bagi perjuangan seluruh rakyat Korea untuk mencapai reunifikasi nasional dengan cara yang independen dan damai.

Pergerakan militer kedua negara tersebut pula lah yang memberikan pengaruh serius pada perdamaian dan keamanan, bukan hanya di kawasan, tapi juga di seluruh dunia. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya