Berita

theresa may/net

Dunia

Theresa May Segera Gantikan David Cameron Di Kursi PM Inggris

SELASA, 12 JULI 2016 | 09:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Dalam Negeri Inggris Theresa May akan segera menggantikan David Cameron dalam mengemban tugas sebagai Perdana Menteri Inggris. Ia memenangkan kursi Perdana Menteri Inggris setelah rivalnya, Andrea Leadsom tiba-tiba saja mengundurkan diri dari pencalonan awal pekan ini.

Setelah duduk di kursi Perdana Menteri yang baru, wanita berusia 59 tahun itu memiliki tugas utama untuk memimpin Inggris dalam proses pengunduran diri dari Uni Eropa.

Sedianya May dan Leadsom bersaing untuk mencari dukungan dari anggota Partai Konservatif yang hasilnya akan diumumkan pada 8 September mendatang. Namun kemarin (Senin, 11/7), Leadsom tiba-tiba saja mengundurkan diri setelah kampanyenya dirundung komentar-komentar negatif.


May sendiri mengaku terhormat mendapatkan posisi Perdana Menteri.

"Saya merasa terhormat telah dipilih oleh Partai Konservatif untuk menjadi pemimpinnya," kata May.

Ia berjanji bahwa dirinya akan memimpin Inggris dalam proses pengunduran diri dari Uni Eropa, atau dikenal dengan istilah Brexit, dengan baik.

"Brexit berarti Brexit, dan kita akan membuat keberhasilan itu," tegasnya seperti dimuat Reuters.

May sendiri diketahui akan menggantikan David Cameron yang telah menjabat sejak tahun 2010 lalu. Cameron mengundurkan diri dari jabatannya setelah hasil ferendum Brexit keluar pada akhir bulan lalu di mana masyarakat Inggris memutuskan agar Inggris keluar dari Uni Eropa. Sedangkan Cameron merupakan sosok yang gencar mengkampanyekan agar Inggris bertahan di Uni Eropa.

Sejumlah pengamat memprediksi bahwa keluarnya Inggris dari kelompok 28 negara Eropa itu menciptakan ketidakpastian besar atas perdagangan dan investasi, serta mengguncang pasar keuangan. Hal itu menjadi tugas tersendiri bagi Perdana Menteri Inggris selanjutnya.

Sebelumnya, David Cameron mengatakan bahwa ia akan memimpin rapat kabinetnya untuk terakhir kali pada hari ini (Selasa, 12/7). Kemudian esok hari, ia akan berbicara di parlemen untuk kemudian mengajukan pengunduran dirinya kepada Ratu Elizabeth.

"Jadi kita akan memiliki perdana menteri baru pada Rabu malam," katanya.

Bila telah resmi menduduki kursi Perdana Menteri Inggris maka May akan menjadi Perdana Menteri Inggris wanita kedua setelah Margaret Thatcher. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya