Berita

shorky dan netanyahu/bbc

Dunia

Demi Perdamaian Palestina, Mesir Tawarkan Bantuan Ke Israel

SENIN, 11 JULI 2016 | 12:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar negeri Mesir Sameh Shoukry menawarkan bantuan negara kepada Israel untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai dengan Palestina.

Tawaran bantuan itu disampaikan Shoukry dalam kunjungannya ke Israel akhir pekan kemarin. Kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu ia menyerukan solusi dua negara kendati situasi tengah tidak stabil.

Shoukry menyebut bahwa hidup berdampingan damai antara Israel dan Palestina bukanlah impian yang mengada-ada. Karena itulah ia menyerukan tindakan untuk membangun kepercayaan yang pada akhirnya bisa mendorong kepada perundingan perdamaian baru.


"Saat ini tidak lagi bisa diterima bahwa klaim status quo adalah yang terbaik yang bisa dicapai dari harapan serta aspirasi warga Israel dan Palestina," katanya dalam konferensi pers yang digelar bersama dengan Netanyahu di Yerusalem seperti dimuat BBC.

Shoukry merupakan Menteri Luar Negeri Mesir pertama yang mengunjungi Israel dalam kurun waktu sembilan tahun terakhir.

Kunjungannya sendiri dilihat sebagai tanda akan penguatan hubungan kedua negara.

Menanggapi tawaran Mesir, Perdana Menteri Israel hanya mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik tawaran tersebut.

Untuk diketahui bahwa pembicaraan damai antara Israel dan Palestina terakhir kali dilakukan pada April 2014 lalu.

Namun lagi-lagi pembicaraan damai tersebut tidak berjalan mulus karena adanya ganjalan dari kedua belah pihak. Palestina menuduh Israel telah mengingkari kesepakatan untuk membebaskan para tahanan. Sedangkan Israel menyebut tidak akan melanjutkan negoasiasi setelah Palestina memasukkan Hamas dalam pemerintah persatuan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya