Berita

salva kiir/net

Dunia

Bentrok Meluas, Sudan Selatan Kembali Ke Situasi Perang

SENIN, 11 JULI 2016 | 10:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sudan Selatan saat ini kembali pada situasi perang menyusul perselisihan berujung bentrok yang terjadi pekan kemarin.

Begitu kata juru bicara militer bagi Wakil Presiden Sudan Selatan Riek Machar, yakni Kolonel William Gatjiath. Ia menyebut bahwa Presiden Sudan Selatan, Salva Kiir tidak serius dalam menjalankan kesepakatan damai, sehingga membawa negara baru itu kembali ke jurang peperangan.

Diketahui bahwa bentrok bermula sejak Kamis pekan lalu saat pasukan yang loyal terhadap Kiir dan pasukan yang loyal terhadap Machar berselisih. Perselisihan tersebut kemudian menyulut terjadinya bentrok yang melibatkan senjata api.


Bentrok kembali meletus sehari setelahnya setelah pengawal kedua belah pihak kembali berselisih saat Kiir dan Machar bertemu di istana kepresidenan. Perselisihan kemudian meluas menjadi bentrokan senjata yang menyebabkan sekitar 272 orang tewas.

Bentrokan terbaru dikabarkan Reuters kembali terjadi pada Minggu (10/7), masih di ibukota Sudan Selatan yakni Juba. Kedua belah pihak saling klaim merasa diserang oleh pihak lawan. Bentrokan yang semakin meluas itu dikhawatirkan akan kembali membawa negara yang baru lima tahun merdeka itu kembali ke situasi konflik.

Kiir dan wakilnya, Machar yang merupakan oposisi diketahui terlibat perang saudara selama dua tahun yang terjadi pada akhir tahun 2013 sebelum akhirnya upaya damai mulai dilakukan pada Agustus 2015 lalu. Namun agaknya upaya damai belum berjalan dengan baik, karena bentrokan berujung kekerasan kembali terjadi. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya