Berita

korsel/net

Dunia

Industri Pariwisata Korsel Hadapi Defisit

MINGGU, 10 JULI 2016 | 15:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan mengalami defisit dari sektor pariwisata di lima bulan pertama tahun ini.

Menurut data yang dirilis oleh bang sentral Korea Selatan, Bank of Korea (BOK) pada hari ini (Minggu, 10/7), defisit pariwisata mencapai hingga 1,49 miliar dolar AS pada periode Januari hingga Mei tahun ini.

Tingkat defisit tersebut naik 1,3 persen dari periode yang sama pada tahun lalu, kendati peerintah kerap berupaya meningkatkan industri pariwisata negeri ginseng.


Jumlah wisatawan tahun lalu anjlok menyusul merebaknya kasus Middle East Respiratory Syndrome (MERS).

BOK menyebut bahwa defisit lanjutan dari industri pariwisata terjadi karena ada peningkatan jumlah warga Korea Selatan yang pergi keluar negeri untuk berlibur. Hal itu terjadi karena adanya biaya penerbangan murah.

Data terpisah menunjukkan bahwa jumlah warga Korea Selatan yang bepergian ke luar negeri mencapai 8.850.000 pada periode Januari-Mei, naik 13,9 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan jumlah wisatawan asing yang datang ke Korea Selatan selama periode tersebut adalah 6.550.000 orang, naik 10,6 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Korea Selatan sendiri diketahui tengayh gencar melakukan berbagai upaya untuk memperkuat daya saing industri pariwisata negara itu.

Bulan lalu, pemerintah mengumumkan rencana untuk membangun panel pada strategi pariwisata nasional, yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama antar instansi pemerintah dan industri terkait. Pemerintah juga menetapkan tujuan menciptakan 43.000 lapangan kerja baru melalui berbagai langkah untuk membuat industri pariwisata lebih kompetitif. Demikian seperti dimuat Yonhap. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya