Berita

presiden meksiko/net

Dunia

Presiden Meksiko Veto RUU Anti-Korupsi

JUMAT, 24 JUNI 2016 | 11:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Meksiko Enrique memveto paket rancangan undang-undang anti-korupsi pada Kamis (23/6).

Ia meminta kongres untuk mengubah kriteria terkait dengan individu maupun perusahaan yang menerima dana dari pemerintah untuk mengungkapkan aset mereka secara terbuka.

Dimuat Reuters, Nieto memprioritaskan kepemimpinannya untuk mendorong terbentuknya undang-undang anti-korupsi yang lebih ketat.


Namun di sisi lain, pemerintahannya juga tak sepi kritik, terutama yang menyebut bahwa Nieto bersikap lemah terhadap korupsi di negara Amerika Selatan itu.

Sebelumnya, anggota parlemen dari Partai Revolusioner Institusional (PRI) yang juga merupakan partai di mana Nieto bernaung, juga telah menolak paket rancangan undang-undang tersebut.

Dalam paket kebijakan tersebut, salah satu poinnya adalah kewajiban bagi individu maupun perusahaan yang menerima dana dari pemerintah untuk mengungkapkan aset mereka secara terbuka. Dengan demikian, politisi dan pejabat publik lainnya harus mengungkapkan aset mereka, termasuk pajak dan potensi konflik kepentingan.

Penasihat hukum presiden, Humberto Castillejos menjelaskan bahwa keputusan veto itu diambil bahwa dalam rancangan undang-undang itu mencakup terlalu luas, termasuk di antaranya adalah warga negara biasa dan warga negara asing.

Sebagai gantinya, Nieto berencana meminta Kongres untuk bertemu di sesi luar biasa demi membahas perubahan tersebut.

Ini adalah kali pertama Nieto menggunakan hak vetonya sejak menjabat di kursi nomor satu Meksiko tahun 2012 lalu. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya