kolombia/net
kolombia/net
Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Presiden Kolombian Juan Manuel Santos dan pemimpin FARC Rodrigo Londono dengan disaksikan oleh Presiden Kuba, Raul Castro.
Poin-poin yang disepakati antara kedua belah pihak, seperti dimuat BBC, antara lain adalah komitmen bahwa FARC akan melucuti senjatanya selama kurun waktu 180 hari ke depan, pembentukan zona serta kamp transisi sementara bagi sekitar 7.000 pasukan FARC, ketentuan bahwa tidak ada warga sipil yang diijinkan masuk ke kamp-kamp FARC demi menjamin keamanan pemberontak, serta ketentuan bahwa badan monitor PBB akan menerima semua senjata yang dimiliki oleh FARC.
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
Sabtu, 05 September 2026 | 19:53
UPDATE
Sabtu, 12 September 2026 | 21:55
Sabtu, 12 September 2026 | 21:10
Sabtu, 12 September 2026 | 20:32
Sabtu, 12 September 2026 | 19:48
Sabtu, 12 September 2026 | 19:32
Sabtu, 12 September 2026 | 19:27
Sabtu, 12 September 2026 | 18:18
Sabtu, 12 September 2026 | 18:11
Sabtu, 12 September 2026 | 17:54
Sabtu, 12 September 2026 | 17:40