Berita

juan manuel santos/net

Dunia

Tiga Tahun Berunding, Pemerintah Kolombia dan FARC Sepakat Berdamai

KAMIS, 23 JUNI 2016 | 08:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdamaian bersejarah segera terjadi di Kolombia. Pasalnya, pemerintah Kolombia dan Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia atau FARC akhirnya menemukan kata sepakat untuk mengakhiri permusuhan dengan cara gencatan senjata definitif.

Kesepakatan itu dibuat pada Rabu (22/6) waktu setempat setelah lebih dari tiga tahun upaya perundingan damai antara kedua belah pihak itu dilakukan di Havana, Kuba.

Konflik antara pemerintah Kolombia dan kelompok pemberontak FARC sendiri diketahui telah berlangsung sejak tahun 1960 lalu. Pemberontakan bermula dari kelompok petani yang akhirnya meluas hingga menjadi perang kokain yang menyebabkan hilangnya 220.000 nyawa serta jutaan orang mengungsi akibat kekerasan dalam konflik.


Kesepakatan damai itu akan secara resmi ditandatangani oleh Presiden Kolombia Juan Manuel Santos serta pimpinan FARC Rodrigo Londono pada hari ini (Kamis, 23/6).

"Besok akan menjadi hari besar. Kita akan bekerja untuk Kolombia yang damai. Mimpi mulai menjadi nyata," tulis Santos di akun Twitternya.

Dalam penandatangan kesepakatan damai tersebut, dikabarkan Reuters akan ikut hadir sebagai saksi yakni Presiden Kuba Raul Castro, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Presiden Venezuela Nicholas Maduro dan Presiden Chila Michelle Bachelet.

Gencatan senjata yang disepakati mencakupi demobilisasi FARC, pelucutan senjata, serta keamanan bagi para mantan pejuang FARC.

Santos pada pekan ini menyebut bahwa, kesepakatan damai antara kedua belah pihak akan berimbas pada peningkatan pertumbuhan ekonomi Kolombia sebanyak dua persen setiap tahunnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya