Berita

Ukuran Kejayaan Indonesia Terletak Pada Cita-cita Kemerdekaan

MINGGU, 29 MEI 2016 | 12:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2016 Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) resmi ditutup, di Bandar Lampung, Minggu (29/5). Bersamaan dengan penutupan konsolidasi nasional yang berlangsung sejak 25 Mei lalu itu, KAMMI meluncurkan platform "Jayakan Indonesia 2045".

Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI, Kartika Nur Rakhman dalam sambutannya mengapresiasi seluruh elemen KAMMI yang turut mensukseskan agenda Rakornas.

"Alhamdulillah, melalui forum Rakornas ini kita telah melahirkan platform gerakan kita, 'Jayakan Indonesia 2045'," kata Nur Rakhman.


Platform "Jayakan Indonesia 2045", lanjut Nur Rakhman, adalah bentuk iktikad dan komitmen kebangsaan KAMMI untuk berkontribusi bagi kejayaan Indonesia. Dia menyebut, KAMMI meyakini ukuran kejayaan Indonesia terletak pada cita-cita kemerdekaan yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.

"Diharapkan dengan pemahaman dan internalisasi yang baik atas cita-cita kemerdekaan itu Indonesia bisa menggerakkan semua anak bangsa untuk bergotong royong mewujudkannya. Cita-cita kemerdekaan ini harapannya akan menjadi arah dan tujuan bagi seluruh anggota KAMMI, alumni, serta rakyat Indonesia secara umum," terangnya.

Dalam rangka mewujudkan cita-cita kemerdekaan itu, ulas Nur Rakhman, masyarakat Indonesia memiliki dua tradisi utama, yaitu tradisi laut dan tradisi agraris. Tradisi laut bersifat terbuka, menyerap yang baik dari luar. Sedangkan tradisi agraris adalah tradisi menumbuhkan.

"Kader KAMMI harus mampu menyerap nilai-nilai baik dari dalam maupun luar serta bisa menumbuhkannya. Maka, fase kita saat ini adalah terus tumbuh dan insyaAllah kelak menjadi pemimpin negeri ini," ungkapnya.

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, utusan Kementerian Pemuda dan Olahraga, DPRD Lampung, dan pejabat lain. [rus] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya