Berita

megawati soekarnoputri/net

Megawati Pesan Ke Calon Mahasiswa Agar Teliti

SABTU, 21 MEI 2016 | 14:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengatakan pelaksanaan Try Out Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) merupakan kepedulian PDIP dalam dunia pendidikan Indonesia.

Data DPP PDIP Bidang Pemuda dan Olahraga ada 45 persen siswa yang mengikuti SBMPTN gagal. Mereka gagal karena hanya gara-gara mental tidak siap.

"Di modul soal ini anak-anak ku harus teliti, baik pengerjaan soal maupun dalam memilih PTN favorit yang ada di Indonesia," kata Megawati saat membuka acara Try Out Nasional PDIP di Gor Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (21/5).


Menurut Megawati, program Try Out ini sangat bermanfaat agar peserta yang ingin masuk ke perguruan tinggi bisa mengisi soal SBMPTN nanti dengan baik, dan lulus di perguruan tinggi yang diimpikan.

Megawati juga menceritakan pengalamannya waktu masuk kuliah di UNPAD dan UI. Dimana ia harus berkonsentrasi penuh dengan tenang dan teliti dalam mengisi soal-soal dan data-data masuk ke perguruan tinggi. Dengan konsentrasi dan teliti semua bisa kerjakan dengan baik.

"Saya berharap anak-anak ku setelah mengikuti Try Out yang dilaksanakan PDI Perjuangan bisa mudah lulus di PTN favoritnya," tandasnya.

Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP PDIP, Sukur Nababan yang pada acara itu mendampingi Megawati menyampaikan, Try Out Nasional yang digagas PDIP ini diikuti kurang lebih 200 ribu peserta SLTA/sederajat di 34 Provinsi se-Indonesia.

‎Program Try Out SBMPTN adalah bukti dan komitmen PDIP khususnya Bidang Pemuda dan Olahraga pada dunia pendidikan dan generasi muda bangsa Indonesia.

Langkah kongkrit Try Out ini juga menjadi cita-cita PDIP dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan bernegara.

"Try Out ini bisa menjadi sarana‎ para siswa SLTA/sederajat menghadapi SMBPTN agar berhasil masuk PTN favorit terbaik di Indonesia," sebut Sukur.

Tujuan dari Try Out Nasional PDIP adalah. Pertama, mempersiapkan mental dan psikologi para siswa pada saat menghadapi SBMPTN kerena suasana Try Out sama dengan suasana pada saat SBMPTN nanti. Kedua, mempersiapkan para siswa cara pengisian data-data pribadi dan data pengisian lembar jawaban pada saat SBMPTN nanti. Karena banyak siswa melakukan kesalahan pada saat mengisi data-data dan lembar jawaban.

Ketiga, menjadi alat ukur para siswa mengenai kemampuan dan tujuan perguruan tinggi. Karena soal-soal yang dibuat terukur dan identifikasi PTN saat Try Out. Keempat, memberikan pemahaman para siswa dalam menentukan universitas unggulan misalnya daya tampung dan grade universitas.

Sukur menambahkan program edukasi ini adalah komitmen PDI Perjuangan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memfasilitasi para siswa SLTA/sederajat dalam menghadapi SBMPTN nanti. Karena itu, materi Try Out yang disajikan mirip soal yang keluar dalam SBMPTN sepuluh tahun terakhir.

"Semoga Try Out ini menjadi motor perubahan bagi Indonesia," pungkasnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya