Berita

Irman Gusman dan Din Syamsuddin/net

Bos Senator Dukung Organisasi PIM Bentukan Din Syamsuddin

KAMIS, 19 MEI 2016 | 01:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendukung hadirnya organisasi Pergerakan Indonesia Maju (PIM) di tengah permasalahan yang begitu kompleks. Tentunya, DPD dan PIM bisa menjadi mitra strategis untuk memecahkan permasalahan bangsa yang saat ini tengah dihadapi.

"Menurut saya hal ini sangat penting dan strategis. Dimana, momentum demokrasi kita ini telah mendapatkan posisi dimana rakyat yang bergerak. Artinya institusi-institusi yang masih mencari bentuk, serasa mendapatkan mitra strategis," kata Ketua DPD Irman Gusman saat menerima delegasi PIM di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (18/5).

Menurutnya, selama ini merubah kultur masyarakat yang tadinya semua serba ada menjadi proaktif itu merupakan hal yang tidak mudah. Jadi kehadiran PIM mencoba mengajak masyarakat untuk lebih memajukan dirinya. "Ini lah yang menurut saya, PIM merupakan hal yang sangat penting dan menunjukkan miniatur Indonesia yang bergerak dari bawah," kata senator asal Sumatera Barat itu.


Irman menambahkan, PIM ini yang terdiri dari berbagai etnis, suku, agama, dan profesi bisa menjadi role model. Tentu DPD akan mendukung, dan bersama-sama diberbagai kegiatan di tingkat bawah. "Jangan lihat beberapa yang dilakukan. Tapi lihat lah bukti rakyat berpartisipasi untuk memajukan dirinya," terang dia.

Di era demokrasi seperti saat ini, sambungnya, peranan negara atau pemerintah itu agak berkurang tapi harus memberikam dorongan terhadap kegiatan ini. "Ini yang pokok, sehingga tema kemajemukan, kemanusiaan, dan kebersamaan menurut kami sangat relevan sekali," jelas Irman.

Sementara itu, Ketua PIM Din Syamsuddin mengatakan kedatangannya untuk bersilahturahmi kepada Ketua DPD Irman Gusman untuk menyampaikan sebuah pergerakan masyarakat Indonesia yang bersifat lintas agama, suku, profesi, bahkan gender. "Kami berniat dan bertekad untuk merajut Indonesia sebagai sebuah kekuatan, dan dengan kebersamaan kita ikut terlibat perjuangan memajukan bangsa bersama pemerintah dan rakyat termaksud partai politik," paparnya.

Selain itu, kehadiran PIM juga untuk membantu dan ikut memecah permasalahan-permasalahan bangsa. PIM ingin bertekad untuk menunjukkan kemajemukan itu adalah kekuatan, dan dengan kekuatan atas kebersamaan bisa berbuat untuk bangsa ini. "Kami akan mengundang Ketua DPD untuk hadir deklarasi publik PIM pada hari Sabtu 21 Mei 2016. Alhamdulilah beliau akan berusaha hadir untuk memberikan sambutan," cetus Din.

Di kesempatan yang sama, Pengurus PIM Siti Zuhro menambahkan prinsip PIM tentang kemanusiaan, kemajemukan, dan kebersamaan mempunyai irisan sama dengan DPD. "Kami sangat fokus untuk mencerahkan masyarakat dari akar rumput. Karena DPD berasal dari daerah, maka kita akan turunkan dari DPD," jelas dia.

Dia menjelaskan sangat penting untuk memberikan bekal kepada masyarakat dari bawah. Jika tidak ini akan berbahaya bagi bangsa dan negara. "Jadi kita berusaha dengan tupoksi dari DPD yang bersentuhan dengan konsep kami," tegas pengamat politik senior dari LIPI ini.

Zuhro menilai kemanusiaan, kemajemukan, dan kebersamaan belum cukup mem-booming. Kedepan jika tidak dibenahi akan menjadi komoditi isu politik yang seksi. "Salah satunya isu SARA. Bahkan Pemda sendiri juga luput terhadap perhatian ini," imbuh dia. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya