Berita

foto: net

KKP Terus Genjot Kemandirian Nelayan

RABU, 18 MEI 2016 | 23:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dalam rangka membangun kemandirian kelompok masyarakat kelautan dan perikanan serta meningkatkan skala usaha, mikro ke kecil dan kecil ke menengah, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (BPSDMP KP), melakukan serangkaian kegiatan, antara lain Bimbingan Teknis (Bimtek) pendampingan kelompok dalam rangka peningkatan produksi kelautan dan perikanan serta sosialisasi Norma Standar Prosedur Kriteria (NSPK) Perkoperasian pada 18-20 Mei 2016 di Bandung, Jawa Barat.

Pendampingan kelompok dalam rangka peningkatan produksi ini pada 2016 telah dilaksanakan sebelumnya di Batam dan Banjarmasin. Sementara kegiatan sosialisasi NSPK Perkoperasian sebelumnya telah diselenggarakan di Ambon, Makassar, Medan, Surabaya, Bali, Batam, dan Banjarmasin.

Sinergi dua kegiatan di Bandung diikuti oleh lebih dari 120 orang. Mereka terdiri dari 50 orang dari 7 Provinsi sebagai peserta Bimtek serta 70 pelaku utama dan penyuluh perikanan dari 22 Kabupaten/Kota se-Jabar sebagai peserta sosialisasi NSPK. Pada 2016, BPSDMP KP melalui Pusat Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (Pusluhdaya KP) menargetkan sebanyak 6.400 kelompok perikanan mandiri (dari 4.500 kelompok pada tahun 2015) dari total 60.000 kelompok perikanan (600.000 orang) yang disuluh. Target ini merupakan Indikator Kinerja Utama BPSDMP KP yang bertujuan guna peningkatan kelas kelompok masyarakat kelautan dan perikanan.


Sinergi kegiatan ini dibuka oleh Kepala Pusluhdaya KP Endang Suhaedy, Rabu (18/5). Ia mengatakan, di bidang penyuluhan kelautan dan perikanan, penerima manfaat penyuluhan di lapangan didorong untuk berkelompok dalam memulai dan mengembangkan usahanya. Hal ini sebagaimana Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 14/2012 tentang Pedoman Umum Penumbuhan dan Pengembangan Kelembagaan Pelaku Utama Perikanan, yang menyebutkan, kelompok bertujuan sebagai wadah proses belajar, wahana kerja sama, penyedia sarana dan prasarana perikanan, unit produksi perikanan, unit pengolahan dan pemasaran, unit jasa penunjang, organisasi kegiatan bersama, dan kesatuan swadaya/swadana.

Mengacu pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 41/2015 tentang Pedoman Umum Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah di Lingkungan KKP; bantuan KKP kepada kelompok perikanan dipersyaratkan antara lain telah terdaftar pada pemerintah daerah setempat sekurang-kurangnya dua tahun dan/atau tercatat sebagai kelompok dalam Sistem Penyuluhan Kementerian Kelautan dan Perikanan, berkedudukan dalam wilayah daerah dan memiliki sekretariat tetap, kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan; karenanya guna mengembangkan kelompok perikanan mandiri dibutuhkan kemampuan penyuluh perikanan dalam membina dan menilai kelas kemampuan kelompok perikanan.

Menurut Endang, kinerja penyuluhan di sektor kelautan dan perikanan salah satunya diukur dari kemandirian kelompok masyarakat pelaku utama/usaha (nelayan, pembudidaya ikan, pengolah dan pemasar ikan, serta petambak garam) melalui pendampingan dan pembinaan oleh penyuluh. Sementara kemandirian kelompok tersebut diukur melalui meningkatnya kemampuan kelas kelompok tersebut. Artinya kelompok kelas pemula meningkat kemampuannya menjadi kelas kelompok madya, dan kelompok madya meningkat kemampuannya menjadi kelas kelompok utama.

Ekspektasi tinggi dari KKP terhadap penyuluhan perikanan sebagai garda terdepan dan leading sector dalam pencapaian kesejahteraan masyarakat pelaku utama kelautan dan perikanan, lanjut Endang, mengarahkan kepada standar atau ukuran yang dipakai untuk menilai kinerja kelompok pelaku utama dengan variabel memanfaatkan, mengolah, dan mengelola optimalisasi potensi sumberdaya untuk kesejahteraan dan kemandirian anggota kelompok pelaku utama tersebut.

"Kelompok mandiri yang dinilai harus memenuhi kriteria kelompok mandiri sesuai Petunjuk Teknis Menuju Kelompok Mandiri, yang terdiri dari tiga aspek, yaitu aspek teknis dan manajemen, aspek keuangan, dan aspek sosial-ekonomi," ungkap Endang dalam rilisnya.

Karena itu, penerima bantuan program KKP ditujukan bagi kelompok-kelompok tersebut, sehingga tepat sasaran. Koperasi sektor kelautan dan perikanan penerima bantuan program KKP disiapkan secara matang baik dari segi kapasitas SDM, kelembagaan, keuangan, maupun aspek-aspek lainnya, melalui kegiatan penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat, dengan berbagai tahapan proses. Salah satu bantuan program KKP di 2016 adalah pengadaan 3.345 kapal perikanan bagi koperasi nelayan. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya