Berita

Dunia

Februari 2016 Jadi Bulan Terhangat Dalam Sejarah

MINGGU, 20 MARET 2016 | 09:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Planet bumi telah menjalani perubahan iklim drastis pada bulan Februari kemarin.

Menurut penelitian para ahli iklim, Februari 2016 merupakan bulan terpanas dalam sejarah. Bahkan tahun ini, 2016, dikayiniakan menorehkan rekor terpanas, lebih hangat daripada tahun 2015.

"Kita akan kembali pada keadaan normal, kenaikan suhu. Ini merupakan peringatan akan bahaya yang membentang di depan," kata salah satu peneliti dari British Antarctic Survey, Profesor David Vaughan.


Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa bahaya dramatis telah ditunjukkan di sejumlah wilayah di dunia, seperti kekeringan di Kepulauan Marshall di Pasifik, yang telah memaksa pemerintah ada untuk mengeluarkan keadaan peringatan darurat. Di bagian dunia lainnya, Prancis mengalami musim dingin terhangat yang pernah dicatat.

Menurut catatan para peneliti, lonjakan suhu global pada bulan lalu mencapai 1,35 derajat celcius di atas tingkat pra-industri.

"Angka bulan lalu masih harus dilihat potensi suhu akan terus meningkat ini tajam," kata Profesor Richard Betts, kepala penelitian dampak iklim di Exeter University.

"Tidak ada keraguan ini adalah tanda mengkhawatirkan," samabungnya seperti dimuat The Guardian (Minggu, 20/3).

Para ilmuan juga memperingatkan akan ada banyak negara pulau di Pasifik yang akan hilang jika planet ini mengalami pemanasan d dramatis.

"Itulah sebabnya tingkat suhu bulan lalu begitu signifikan - dan mengkhawatirkan," tambah Betts. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya