Berita

ilustrasi/net

UNHCR Khawatir Kebebasan Bergerak Pengungsi Irak

SELASA, 15 MARET 2016 | 20:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badan Pengungsi PBB (UNHCR) menyatakan keprihatian atas pengungsi Irak yang dipaksa pindah ke kamp-kamp di mana kebebasan bergerak dibatasi.

"Kebebasan bergerak adalah kunci untuk pengungsi mampu melaksanakan hak-hak lainnya, seperti akses ke pekerjaan, makanan, kesehatan dan bantuan hukum," kata UNHCR dalam sebuah pernyataan (Selasa, 15/3).

UNHCR menyoroti kamp-kamp di bawah kendali pemerintah Kurdi yang terletak di Irak bagian utara,


"Kami mendesak pemerintah untuk mengatur prosedur dan fasilitas yang jelas untuk tujuan ini dan menyediakan tempat tinggal serta bantuan kemanusiaan lainnya bagi pengungsi Irak," sambung penyataan itu seperti dimuat Reuters.

Diketahui ada hampir 1 juta warga Irak mengungsi sejak perang saudara pada tahun 2006 hingga 2007 lalu. Gelombang pengungsi bertambah hingga lebih dari 3,3 juta jiwa sejak tahun 2014 lalu. Tepatnya setelah kelompok militan ISIS menguasai sebagian wilayah di bagian utara dan barat Irak. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya