Berita

pm malaysia/net

Dunia

Ditahan Karena Bertanya Ke PM Malaysia, Dua Wartawan Australia Akhirnya Dibebaskan

SENIN, 14 MARET 2016 | 12:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang wartawan dan kameramen asal Australia dibebaskan dengan jaminan dan belum didakwa dengan pelanggaran apapun setelah akhir pekan kemarin diamankan oleh kepolisian Malaysia.

Keduanya diketahui bekerja untuk kantor berita Four Corners ABC, yakni Linton Besser dan kameramen Louie Eroglu. Mereka diamankan Sabtu kemarin di Kuching Malaysia setelah bertanya kepada Perdana Menteri Malaysia Najib Razak terkait dengan dugaan korupsi.

Selain ditangkap, paspor keduanya pun sempat disita oleh polisi.


Direktur ABC Gaven Morris pada hari ini (Senin, 14/3) menyebut bahwa keduanya hari ini telah dibebaskan dengan jaminan. Namun demikian keduanya masih belum bisa meninggalkan Malaysia.

"Sampai pagi ini mereka berada di luar dengan jaminan, paspor mereka telah kembali dan mereka belum didakwa dengan pelanggaran apapun," kata Morris.

Sementara itu produser eksekutif Four Corners, Sally Neighbour membantah tudingan yang menyebut bahwa kedua wartawan tersebut telah melanggar keamanan Perdana Menteri Malaysia.

"Tidak ada pelanggaran. Dalam demokrasi, wartawan mengajukan pertanyaan ke Perdana Menteri adalah hal yang biasa," sebutnya seperti dimuat The Guardian.

Menurut keterangan pihak ABC, kedua wartawan itu telah mendekati Najib dalam sebuah acara publik di sebuah masjid di Sarawak Malaysia. Saat itu, Najib tengah melakukan kampanye sebelum digelarnya pemilihan lokal. Banyak wartawan yang meliput kegiatan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop yang tengah berada di Fiji menyebut bahwa pemerintah Australia sangat prihatin atas indisen itu.

"Kami memberikan dukungan konsuler kepada kru ABC dan kita tentu mengangkat isu pada tingkat yang sesuai di pemerintah Malaysia," tegas Bishop. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya