Berita

sugarpova/net

Dunia

Di Tengah Kasus Doping, Sugarpova Tetap Diluncurkan

MINGGU, 13 MARET 2016 | 11:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Saat sejumlah merk ternama menangguhkan atau bahkan membatalkan kontrak dengan Maria Sharapova, produsen makanan manis ternama Baron Chocolatier tetap menjadikan petenis dunia itu sebagai duta dalam produk terbarunya.

Sharapova sendiri saat ini diketahui tengah menjadi sorotan setelah karirnya terganjal kasus doping. Dalam tes yang dilakukan awal tahun ditemukan kandungan meldonium di dalam tubuhnya. Zat tersebut memang telah dikonsumsi lama oleh Sharapova dengan alasan kesehatan. Namun demikian, zat tersebut baru dimasukkan ke dalam kategori doping pada awal tahun ini.

Akibatnya sejumlah merk ternama yang mensponsorinya selama ini seperti Nike, Tag Heuer dan Porsche meninjau ulang kontrak dengan Sharapova.


Kendati demikian, Baron Chocolatier memilih untuk tetap menjalankan kontrak dengan petenis muda itu dengan meluncurkan makanan manis yang diberi nama Sugarpova.

mengatakan perusahaan percaya dia telah membuat kesalahan yang jujur. Nike, Porsche dan Tag Heuer, sponsor yang paling menguntungkan Sharapova, telah memutuskan hubungan mereka dengan pemain.

"Maria telah menjadi panutan bagi jutaan orang dan dia adalah seorang wanita yang memiliki integritas," kata wakil presiden senior Baron Chocolatier Christopher Mattina.

"Kami pikir dia membuat kesalahan yang jujur dan dia pantas untuk bersikap terbuka dan langsung tentang hal itu. Kami berharap dia akan diizinkan untuk bermain tenis lagi," tegasnya seperti dimuat The Guardian.

Sugarpova sendiri rencananya akan mulai resmi diluncurkan pada Mei mendatang. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya