Berita

net

Bisnis

Di Malaysia FLNG Dikuasai Petronas, Di Indonesia Dikuasai Bekas Penjajah

KAMIS, 10 MARET 2016 | 08:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ada baiknya pemerintah Indonesia meniru gaya Malaysia dalam mengelola blok migasnya. Pemerintah Malaysia menyerahkan kendali pengelolaan blok migasnya kepada Petronas selaku BUMN Malaysia. Untuk selanjutnya, terserah Petronas mau menggandeng siapa sebagai mitranya.

Begitu disampaikan Sekjen Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan Dan Keadilan (Humanika), Sya'roni, kepada redaksi (Kamis, 10/3). Pada Jumat (7/3) pekan lalu, Petronas secara resmi meluncurkan The PFLNG SATU yaitu kilang apung yang dibangun oleh Petronas bersama mitra strategisnya dari Korea Selatan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME) and Technip. Kilang apung ini akan beroperasi di lapangan gas Kanowit Malaysia, 180 kilometer (112 mil) lepas Pantai Sarawak.

Petronas juga sedang membangun The PFLNG DUA bersama mitra bisnis lainnya yaitu Samsung Heavy Industries dan akan ditambatkan di Lapangan Rotan, 130 kilometer (81 mile) lepas pantai Sabah, Malaysia.

Namun, kata dia, apa yang dilakukan Malaysia berbeda jauh dengan di Indonesia yang menyerahkan 100 persen Blok Masela kepada Inpex dan Shell, perusahaan migas dari Jepang dan Belanda. Pertamina harus rela menjadi penonton. Hanya Tridaya Advisory yang tersiram nikmat Blok Masela dengan menggenggam proyek konsultan senilai 1 juta dolar AS.

"Semestinya pemerintah memasukkan Pertamina menjadi operator utama Blok Masela. Bila Pertamina bisa masuk, maka debat soal posisi kilang antara di darat dan di laut tidak akan sekeras seperti sekarang," kata Sya'roni.

Bila Pertamina masuk, kata dia, kecurigaan-kecurigaan yang selama ini berkembang bisa dihindari. Kecurigaan yang dimaksud diantaranya mark up biaya pembangunan kilang, manipulasi data produksi, dan peluang dibawa kaburnya kilang keluar negeri.

"Momentum 2018 harus dimanfaatkan oleh pemerintah untuk memasukkan Pertamina sebagai pengelola utama Blok Masela. Pada 2018, Inpex berencana mengajukan perpanjangan masa kontraknya hingga sampai 2048. Pertamina juga sudah mengusulkan kepada pemerintah untuk diberi porsi di Blok Masela. Sekarang tinggal pemerintah akan melanggengkan kekuatan asing di Blok Masela atau akan memberi peluang kepada Pertamina?" kata Sya'roni.

Semoga pemerintah mendengarkan aspirasi rakyat Indonesia, terutama aspirasi Pertamina, bahwa kekayaan alam Indonesia sebisa mungkin dikelola oleh BUMN. Dalam kasus Blok Masela, sebaiknya Pertamina diberi kesempatan menjadi operator utama.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya