Berita

Dunia

Terlibat Skandal Emisi, Volkswagen Terancam PHK Pegawai Besar-besaran

RABU, 09 MARET 2016 | 16:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Produsen otomotif ternama Jerman Volkswagen (VW) berpotensi memangkas sejumlah posisi pekerjaan di Amerika Serikat dan Eropa. Hal itu menyusul skandal emisi yang menimpa perusahaan tersebut.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat diketahui menggugat VW hingga 46 miliar dolar AS karena dinilai melanggar undang-undang lingkungan hidup di Amerika Serikat. Di negeri Paman Sam sendiri ada hampir 600 ribu mobil yang terkena dampak dari skandal emisi VW sejak enam bulan terakhir.

Sebagai langkah lanjutan dari skandal tersebut, kata pimpinan Dewan Pekerja VW Bernd Osterloh, VW berkemungkinan besar terpaksa memotong pekerjaan untuk bisa memenuhi biaya skandal.


"Haruskah kelangsungan hidup masa depan Volkswagen terancam oleh hukuman keuangan yang belum pernah terjadi sebelumnya? ini akan memiliki konsekuensi sosial yang dramatis," kata Osterloh seperti dimuat The Guardian.

Dia meminta pemerintah AS untuk mempertimbangkan kemungkinan resiko PHK yang mungkin muncul atas putusan hukuman.

"Kami sangat berharap bahwa pihak berwenang Amerika Serikat juga memiliki mata untuk dimensi sosial dan pekerjaan-politik ini," tutupnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya