Berita

ilustrasi/net

Dunia

Dua Tahun Menghilangnya, Nasib MH370 Belum Juga Ditentukan

SELASA, 08 MARET 2016 | 17:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hari ini (Selasa, 8/3) tepat dua tahun hari di mana pesawat nahas Malaysia Airlines MH370 menghilang dalam perjalanannya dari Kuala Lumpur ke Beijing.

"Kami berduka atas menghilangnya 239 orang, termasuk 50 orang warga negara Malaysia di dalam penerbangan," kata Perdana Menteri Malaysia Nadjib Razak dalam pernyataanya.

Setelah dua tahun menghilang, nasib pesawat nahas tersebut belum juga bisa dipastikan. Upaya pencarian pun masih terus dilakukan, utamanya di kawasan Samudera Hindia bagian selatan, wilayah yang diyakini menjadi lokasi jatuhnya pesawat tersebut.


Australia bersama dengan Malaysia dan China bekerjasama dalam upaya pencarian tersebut dengan menggelontokan dana jutaan dolar AS dan sejumlah armada laut berteknologi canggih.

"Hilangnya MH370 adalah tanpa preseden, dan pencarian yang dilakukan telah menjadi hal yang paling menantang dalam sejarah penerbangan," kata Nadjib.

"Pencarian dilakukan pada kedalaman hingga enam kilometer, melintasi pegunungan bawah laut, dan di arus tercepat di dunia, tim pencari telah bekerja tanpa lelah untuk menemukan tempat MH370 ini beristirahat. Kami sangat berterima kasih atas upaya mereka," sambungnya seperti dimuat News Straits Times.

Terkait dengan nasib MH370, Nadjib menyebut bahwa proses penyisiran yang dipimpin Australia di Samudera Hindia bagian selatan akan selesai pada tahun ini.

"Jika tidak, maka Malaysia, Australia dan China akan mengadakan pertemuan tiga pihak untuk menentukan jalan selanjutnya," tutup Nadjib. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya