Berita

ilustrasi/net

Dunia

Krisis Pengungsi, Pemimpin Turki Dan Uni Eropa Gelar Pertemuan Darurat Di Brussel

SENIN, 07 MARET 2016 | 14:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin Turki dan negara-negara Uni Eropa berkumpul di Brussel pada hari ini (Senin, 7/3) untuk melakukan pertemuan darurat demi membahas soal penanganan krisis pengungsi yang terjadi di Eropa beberapa tahun terakhir.

28 negara-negara Uni Eropa, dikabarkan BBC, diperkirakan hendak meminta Turki untuk mengambil kembali ribuan migran yang tidak memenuhi kualifikasi untuk menjadi pengungsi.

Sepanjang tahun lalu ada lebih dari satu juta orang yang memasuki kawasan Uni Eropa secara ilegal dengan menempuh rute dari Turki ke Yunani.


Sedangkan baru beberapa bulan di tahun 2016 ini, ribuan migran lainnya tiba di daratan Eropa. Namun mereka terdampar di perbatasan Yunani dengan Makedonia. Hal itu menjadikan Eropa mengahadapi krisis pengungsi terburuk sejak Perang Dunia II.

Pekan lalu, dikabarkan BBC, Presiden Dewan Eropa Donald Tusk telah mengatakan kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bahwa negaranya siap mengirim kembali semua migran yang datang dari wilayah perairan Turki. Uni Eropa sendiri berjanji untuk memberikan 3 miliar euro ke Turki dengan imbalan berupa imbalan perumahan migran. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya