Berita

barack obama/net

Dunia

AS Perpanjang Sanksi Ekonomi Ke Rusia Hingga 2017

JUMAT, 04 MARET 2016 | 14:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Barack Obama menandatangani perintah eksekutif untuk memperpanjang sanksi ekonomi terhadap Rusia selama satu tahun ke depan.

Keputusan yang diambil pekan ini menyatakan bahwa sanksi ekonomi dan keuangan yang dikenakan terhadap Moskow terkait keterlibatannya dalam krisis Ukraina akan tetap diberlakukan hingga 6 Maret 2017 mendatang.

Menurut keterangan yang dirilis Gedung Putih seperti dimuat Press TV (Kamis, 3/3), keputusan itu diambil menyusul sikap Rusia yang terus menimbulkan ancaman terhadap keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.


"Saya menemukan bahwa tindakan dan kebijakan dari Pemerintah Federasi Rusia sehubungan dengan Ukraina melemahkan proses demokrasi dan lembaga-lembaga di Ukraina, mengancam perdamaian, keamanan, stabilitas, kedaulatan, dan integritas teritorial dan berkontribusi terhadap penyalahgunaan aset," kata Obama dalam keterangan tersebut.

Langkah Amerika Serikat itu menuai kritik dari Rusia. Juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov menyebut bahwa pihaknya menyesalkan keputusan tersebut.

Sanksi itu awalnya diperkenalkan terhadap Moskow pada Maret 2014, setelah Krimea memutuskan untuk bergabung dengan Rusia. Langkah ini mendorong Amerika Serikat untuk menekan sanksi terhadap sektor energi dan keuangan Rusia.

Langkah tersebut diikuti oleh Uni Eropa yang juga memperkenalkan set sanksi yang menargetkan sejumlah politisi dan pengusaha Rusia, serta perusahaan militer dan minyak. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya