Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak

Hukum Dijadikan Alat Saling Menegasikan, Jokowi harus Bertindak

SENIN, 13 JULI 2015 | 21:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Joko Widodo tidak boleh kehilangan kendali terhadap aparatur hukum yang saling sandera atas nama hukum.

Saling sandera seperti yang dilakukan Kepolisian terhadap KPK dan kini hakim Sarpin Rizaldi yang melalui laporannya ke Bareskrim Polri membuat dua komisioner Komisi Yudisial menjadi tersangka.

"Fakta fenomena hukum dijadikan alat kekuasaan untuk saling menegasikan, bukan untuk menegakkan keadilan," ungkap Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, malam ini  


Karena itu, dia mendesak Presiden segera menghentikan perilaku saling menegasikan tersebut bila tidak ingin kepemimpinannya semakin terpuruk.

"Karena terang benderang menggunakan hukum sebagai alat kekuasaan untuk menegasikan bukan untuk menghadirkan keadilan," tandasnya.

Suparman Marzuki dan Taufiqurrochman Syahuri ditetapkan Bareskrim Polri sebagai tersangka karena dilaporkan hakim Sarpin yang merasa nama baiknya dicemarkan dua komisioner Komisi Yudisial tersebut. Hal ini terkait penanganan sidang praperadilan yang diajukan Komjen Budi Gunawan beberapa waktu lalu.

Sementara sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, bahwa Presiden ingin kasus KY bisa diselesaikan baik-baik. "Jadi intinya ini kan kewibawaan lembaga negara harus dijaga di satu sisi. Di sisi lain ada proses hukum yang tepat. Sulit saya menjelaskan dengan kata-kata. Dalam hati bisa aku," kata Pratikno. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya